Hindari Pakai Cincin dan Jam Tangan, Perhiasan Bisa Sebarkan Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Hindari Pakai Cincin dan Jam Tangan, Perhiasan Bisa Sebarkan Covid-19
Ilustrasi wanita memakai perhiasan (Pixabay/Free-Photos)

Perhiasan bisa menjadi media penyebaran virus corona Covid-19, sehingga cuci tangan akan sia-sia.

Suara.com - Dalam rangka mencegah penularan virus corona Covid-19, para ahli kesehatan menyarankan orang sehat untuk mencuci tangan pakai air dan sabun secara teratur. Selain itu, orang-orang juga juga siap sedia hand sanitizer untuk membersihkan tangan saat berpergian.

Tetapi, para ahli memeringatkan pemakaian arloji atau cincin bisa membuat alkohol hand sanitizer dan cuci tangan tidak berguna mencegah penularan virus corona Covid-19.

Profesor Mark Wilcox, seorang ahli mikrobiologi di Leeds Teaching Hospitals NHS Trust, mengatakan perhiasan tangan apapun harus disingkirkan sementara waktu untuk mencegah penularan virus corona Covid-19.

"Anda tidak akan bisa membersihkan tangan dengan baik jika ada perhiasan yang menempel di tangan dan usaha ini akan sia-sia," kata Profesor Mark Wilcox dikutip dari The Sun.

Baca Juga: Psikolog Duga NF Skizofrenia dan Psikopat, Mungkinkah Saling Berkaitan?

Menurut Mark Wilcox, model cicin yang sederhana mungkin masih aman digunakan. Tetapi, cincin dengan permata yang besar perlu ditinggalkan sementara agar tidak menajdi tempat pertumbuhan virus.

Jonathan Ball, Profesor Virologi Molekuler, Universitas Nottingham juga mengatakan mencuci tangan atau memakai hand sanitizer secara menyeluruh dan benar bisa mencegah virus corona Covid-19. Tetapi, celah yang tertutup cincin atau perhiasan bisa saja terlewatkan atau kurang bersih.

Ilustrasi perhiasan cincin. (Unsplash/Angelo Pantazis)
Ilustrasi perhiasan cincin. (Unsplash/Angelo Pantazis)

Apalagi benda mati seperti perhiasan cincin, gelang hingga jam tangan juga bisa terkontaminasi bakteri dan virus. Sehingga cuci tangan pakai air dan sabun mungkin akan sia-sia.

"Virus-virus ini tidak hidup di kulit seperti halnya bakteri. Virus bagaikan penumpang yang bergerak dari permukaan tangan lalu ke mata, hidung atau mulut," kata Jonathan Ball.

"Jika Anda menjaga kebersihan setiap permukaan tangan, maka Anda akan baik-baik saja (dari virus corona Covid-19)," lanjutnya.

Baca Juga: Psikolog Sebut Perilaku ABG Bunuh Bocah Termasuk Conduct Disorder, Apa itu?

Para ahli juga memeringatkan semua orang untuk menjaga kuku tetap bersih, karena kuku panjang bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri, virus, kotoran dan kuman.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS