Makan 1 Buah Nanas Utuh Setiap Hari, Ini yang akan Terjadi pada Tubuh!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 11 Maret 2020 | 12:14 WIB
Makan 1 Buah Nanas Utuh Setiap Hari, Ini yang akan Terjadi pada Tubuh!
Ilustrasi nanas. (Shutterstock)

Suara.com - Nanas salah satu buah yang memiliki banyak nutrisi dengan rasa manis dan asam. Tetapi, beberapa orang berusaha menghindari makan nanas karena menyebabkan rasa gatal.

Padahal nanas juga memiliki manfaat kesehatan yang sama seperti buah-buahan lain. Nanas mengandung senyawa bromelain kuat yang bisa membantu membunuh sel kanker.

Tetapi, makan nanas terlalu banyak bisa menyebabkan diabetes, kerusakan gigi dan reaksi alergi. Berikut ini yang mungkin terjadi pada tubuh jika makan 1 buah nanas utuh setiap hari seperti dilansir dari Organic Welcome.

1. Masalah gula darah

Buah mengandung gula alami yang tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi, nanas termasuk buah yang mengandung gula cukup tinggi. Sehingga makan nanas terlalu banyak bisa meningkatkan kadar gula darah.

Sedangkan, gula darah tinggi kronis merupakan faktor risiko utama diabetes. Satu nanas utuh juga mengandung lebih dari 122 gram karbohidrat dan lebih dari 40 persen dari nilai harian yang direkomendasikan.

Ilustrasi memakan nanas. [Shutterstock]
Ilustrasi memakan nanas. [Shutterstock]

2. Overdosis bromelain

Bromelain adalah senyawa dalam nanas yang memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan hingga membunuh sel kanker.

Namun, terlalu banyak bromelain memiliki efek samping, termasuk diare, mual, muntah dan pendarahan menstruasi yang lebih berat. Karena itu, orang yang baru saja operasi lebih baik menghindari konsumsi buah nanas.

baca juga

3. Kerusakan gigi

Nanas yang sangat asam bisa membuat enamel gigi aus. Kerusakan gigi juga lebih buruk jika Anda menyikat gigi setelah mengonsumsinya. Karena enamel gigi akan melunak akibat asam, sehingga lebih mudah aus ketika menyikat gigi.

Jika enamel gigi hilang, gigi mungkin akan lebih sensitif terhadap panas, dingin, asam dan pedas. Sebaiknya minum air setelah makan nanas untuk menjaga enamel gigi.

4. Interaksi obat

Karena bromelain dalam nanas bisa mengencerkan darah, maka orang yang emngonsumsi obat pengencer darah lebih baik tidak mengonsumsinya. Adapun obat-obatan yang bisa berinteraksi ketika Anda mengonsumsi bromelain dalam nanas, termasuk antibiotik, sedatif dan obat anti-kejang.

Bromelain juga bisa meningkatkan efek samping dari minum obat, terutama antibiotik. Misalnya, makan nanas bersama dengan amoksisilin bisa menyebabkan hal-hal buruk seperti nyeri dada, hidung berdarah, kedinginan, demam dan pusing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Diabetes, Penyakit yang Diidap Ibu Baim Wong Sebelum Meninggal

Penyebab Diabetes, Penyakit yang Diidap Ibu Baim Wong Sebelum Meninggal

Health | Sabtu, 07 Maret 2020 | 14:00 WIB

Manfaat Kesehatan Teh Telang atau Teh Biru, Termasuk Atasi Diabetes

Manfaat Kesehatan Teh Telang atau Teh Biru, Termasuk Atasi Diabetes

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 10:34 WIB

Ketahui 5 Manfaat Kesehatan Kacang Hijau, Bisa Cegah Kanker!

Ketahui 5 Manfaat Kesehatan Kacang Hijau, Bisa Cegah Kanker!

Health | Minggu, 01 Maret 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×