Hits: Cara Virus Corona Berkembang Biak di Tubuh, Cuci Baju di Suhu Tinggi

Vania Rossa

Jum'at, 13 Maret 2020 | 09:36 WIB
Hits: Cara Virus Corona Berkembang Biak di Tubuh, Cuci Baju di Suhu Tinggi
Penanganan Virus Corona di AS. [Josh Edelson/AFP]

Suara.com - Topik kesehatan tentang virus Corona Covid-19, masih hangat dibahas, mengingat hingga kini angka yang terinfeksi secara global terus meningkat.

Tak heran bila informasi atau berita seputar virus Corona Covid-19 banyak menarik perhatian publik. Termasuk informasi mengenai ilmuwan yang sudah tahu bagaimana cara virus corona baru SARS-CoV-2 mengikat sel pernapasan manusia sehingga mereka mampu 'berkembang biak'.

Peneliti mengungkapkan bagaimana virus baru ini menempel pada reseptor di sel pernapasan. Apakah penemuan ini akan menjadi titik terang dalam pengobatan corona Covid-19?

Selain itu, ada pula berita tentang anjuran dari ahli untuk melakukan berbagai pencegahan agar tak tertular virus ini.

Tak hanya mencuci tangan pakai air dan sabun secara teratur, ahli juga mengingatkan pentingnya mencuci pakaian dan handuk dengan menggunakan air bersuhu tinggi.

Di luar topik Virus Corona Covid-19, ada topik kesehatan lainnya yang tak kalah menarik untuk dibaca, yaitu anyang-anyangan tanpa sebab yang ternyata bisa menjadi gejala gagal ginjal.

Ingin tahu selengkapnya? Berikut lima berita hits dari kanal kesehatan yang menarik untuk Anda baca.

1. Ilmuwan Akhirnya Tahu Bagaimana Virus Corona 'Berkembang Biak' di Tubuh

Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)
Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)

Ilmuwan sudah tahu bagaimana cara virus corona baru SARS-CoV-2 mengikat sel pernapasan manusia sehingga mereka mampu 'berkembang biak'.

baca juga

Para peneliti yang dipimpin oleh Qiang Zhou, seorang peneliti di Universitas Westlake di Hangzhou, China, mengungkapkan bagaimana virus baru ini menempel pada reseptor di sel pernapasan yang disebut angiotensin-converting enzyme 2 atau ACE2.

Baca selengkapnya

2. Cegah Virus Corona Covid-19, Ahli Sarankan Mencuci Baju dengan Suhu Tinggi!

Ilustrasi pemutih pakaian, cairan pembersih, cairan pencuci baju [shutterstock]
Ilustrasi pemutih pakaian, cairan pembersih, cairan pencuci baju [shutterstock]

Semua orang disarankan mencuci tangan pakai air dan sabun secara teratur untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Kesehatan Masyarakat Inggris pun menyarankan semua orang untuk menutup mulut dan hidung pakai tisu ketika batuk dan bersin.

Tapi dilansir dari The Sun, sekarang ahli juga mengingatkan bahwa penting untuk menjaga kebersihan pakaian dan handuk. Apalagi bila Anda menggunakan satu handuk yang digunakan oleh banyak orang di keluarga.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data WHO: 81 Negara Belum Terpapar Corona, Ini Daftarnya

Data WHO: 81 Negara Belum Terpapar Corona, Ini Daftarnya

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 09:17 WIB

Cegah Virus Corona, Masjid Istiqlal Akan Disemprot Disinfektan

Cegah Virus Corona, Masjid Istiqlal Akan Disemprot Disinfektan

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 09:12 WIB

Pesan Memilukan Pria Italia: Jasad Adiknya 2 Hari Dibiarkan karena Corona

Pesan Memilukan Pria Italia: Jasad Adiknya 2 Hari Dibiarkan karena Corona

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:50 WIB

Terkini

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:44 WIB

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:39 WIB

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:36 WIB

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:35 WIB

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:34 WIB

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

News | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Bali | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

News | Senin, 21 September 2026 | 12:23 WIB

×