Pesan Memilukan Pria Italia: Jasad Adiknya 2 Hari Dibiarkan karena Corona

Bangun Santoso

Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:50 WIB
Pesan Memilukan Pria Italia: Jasad Adiknya 2 Hari Dibiarkan karena Corona
Jalanan di Kota Milan, Italia tampak sepi usai secara resmi pemerintah menutup seluruh wilayah akibat virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Seorang pria Italia, saudara dari perempuan yang meninggal dunia di sebuah rumah akibat infeksi virus corona harus menyampaikan permohonan memilukan melalui media sosial untuk membujuk pihak berwenang Italia agar datang dan mengurus jenazah tersebut.

Teresa Franzese (47), yang tinggal bersama keluarganya di sebelah selatan Kota Naples, menunjukkan gejala virus corona pekan lalu. Kesehatannya memburuk dengan cepat dan dia meninggal pada Sabtu (7/3) sebelum hasil tes penyakitnya diketahui.

Karena ketidakpastian penyakit, pengurus pemakaman dan bahkan rumah sakit setempat menolak untuk mengambil jasadnya.

"Kakak perempuan saya sudah mati, di tempat tidur. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya tidak bisa memberi pemakaman yang pantas baginya karena lembaga-lembaga itu telah meninggalkan saya," kata saudara lelakinya, Luca Franzese, dalam sebuah video yang diunggah di Facebook.

Franzese, seorang pelatih kebugaran, menunjukkan tubuh saudarinya yang terbaring di belakangnya.

"Kami hancur. Italia telah meninggalkan kami. Mari tetap kuat bersama. Silakan bagikan video ini di mana-mana," katanya, sambil berjuang menahan emosi.

Akhirnya, setelah menunggu selama 36 jam, pengurus yang mengenakan pakaian pelindung tiba dan membawa jenazah langsung ke pemakaman setempat di mana dia dikebumikan tanpa upacara.

Keluarganya harus tetap dikarantina di rumah karena khawatir mereka mungkin juga menderita penyakit ini.

Italia telah menutup hampir semua toko kecuali toko makanan dan apotek dalam kebijakan penutupan wilayah paling menantang di Eropa, saat kematian akibat virus corona di negara itu meningkat menjadi 827 dengan lebih dari 12.000 kasus penyakit dikonfirmasi.

baca juga

Franzese mengatakan saudara perempuannya menderita epilepsi. Ketika kondisinya memburuk, dia mengatakan dia bersikeras bahwa dia dites untuk virus corona.

"Untuk membuatnya tetap hidup, aku mencoba memberikan resusitasi dari mulut ke mulut. Tidak ada yang peduli," katanya.

Hasil akhir menunjukkan bahwa Teresa Franzese menderita virus corona. Tes selanjutnya menunjukkan bahwa dua anggota keluarga lainnya menderita penyakit itu, meskipun bukan Luca Franzese, menurut laporan televisi Le Iene, yang mewawancarainya.

Hanya satu orang dilaporkan meninggal sejauh ini di wilayah Campania, yang berpusat di Naples, dan Franzese mengatakan pihak berwenang telah memutuskan dia meninggal karena epilepsi.

"Bagaimana mereka bisa tahu jika pemeriksaan postmortem tidak dilakukan?" kata dia dalam sebuah unggahan di halaman Facebook-nya.

Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Anggota DPRD Minahasa Tenggara Diisolasi Terkait Corona

5 Anggota DPRD Minahasa Tenggara Diisolasi Terkait Corona

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:35 WIB

IHSG Terpuruk, Rupiah Juga Bakal Ikutan Anjlok

IHSG Terpuruk, Rupiah Juga Bakal Ikutan Anjlok

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:30 WIB

Wabah Corona Menurun di China, Sekolah Mulai Buka Lagi

Wabah Corona Menurun di China, Sekolah Mulai Buka Lagi

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:08 WIB

Top 5 Olahraga: Khabib Ditawari Bayaran Fantastis, Gobert Positif Corona

Top 5 Olahraga: Khabib Ditawari Bayaran Fantastis, Gobert Positif Corona

Sport | Jum'at, 13 Maret 2020 | 07:05 WIB

Bepergian dengan Pesawat, Ini 3 Langkah Melindungi Diri dari Virus Corona

Bepergian dengan Pesawat, Ini 3 Langkah Melindungi Diri dari Virus Corona

Health | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:00 WIB

Selebgram Cantik Jalan-jalan di Bali Meski Virus Corona Merebak

Selebgram Cantik Jalan-jalan di Bali Meski Virus Corona Merebak

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:00 WIB

Boneka Tersingkir di Tengah Corona, Mesin Capit Kini Isinya Tisu dan Sabun

Boneka Tersingkir di Tengah Corona, Mesin Capit Kini Isinya Tisu dan Sabun

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:05 WIB

Geisz Chalifah: Pemprov DKI Kerja Selamatkan Warga Bukan Buzzer Corona

Geisz Chalifah: Pemprov DKI Kerja Selamatkan Warga Bukan Buzzer Corona

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 07:10 WIB

Terkini

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB