Diyakini Bisa Menangkal Covid-19, Kolompok Hindu Pesta Minum Urine Sapi

Yasinta Rahmawati

Minggu, 15 Maret 2020 | 15:29 WIB
Diyakini Bisa Menangkal Covid-19, Kolompok Hindu Pesta Minum Urine Sapi
Ilustrasi sapi. (Pixabay/Kamil Slusarczyk)

Suara.com - Ilmuwan terus mengembangkan vaksin demi mencegah dan menyembuhkan virus corona Covid-19. Namun, sebuah komunitas Hindu di India meyakini bahwa urine atau air kencing sapi dapat menangkalnya.

Dilansir dari Deutsche Welle, sebuah kelompok Hindu di India dilaporkan mengadakan pesta minum urine sapi pada Sabtu (14/03/2020) untuk menguji keyakinan mereka.

Seperti yang diketahui khalayak luas, sapi merupakan hewan keramat bagi banyak orang Hindu. Beberapa dari mereka meminum air kencing sapi karena percaya bahwa itu memiliki tujuan pengobatan.

Bahkan beberapa pemimpin dari partai nasionalis Hindu, Perdana Menteri Narendra Modi telah menganjurkan urin sapi atau kotoran sapi sebagai "obat".

Pesta tersebut diselenggarakan oleh ketua Akhil Bharat Hindu Mahasabha (All India Hind Union) dan menarik kerumunan 200 orang di New Delhi.

"Kami telah minum urin sapi selama 21 tahun, kami juga mandi di kotoran sapi. Kami tidak pernah merasa perlu untuk mengkonsumsi obat-obatan Inggris," kata Om Prakash, salah satu peserta pesta.

Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)
Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)

Suman Harpriya, seorang legislator di negara bagian timur laut Assam, mengatakan kepada anggota parlemen negara bagian selama sesi pertemuan pada 2 Maret bahwa urine sapi dan kotoran sapi dapat digunakan untuk mengobati Covid-19.

Meski demikian, para ahli telah berulang kali memeringatkan bahwa air seni dan kotoran sapi, serta obat-obatan tradisional tertentu, tidak menyembuhkan penyakit seperti Covid-19.

"Tidak ada validasi ilmiah bahwa salah satu dari obat-obatan tradisional ini bekerja untuk mencegah virus corona," kata virolog dan peneliti pengobatan tradisional Debprasad Chattopadhyay.

baca juga

"Kotoran sapi dan urin adalah bahan limbah, tidak ada tes yang membuktikan atau membuktikan mereka baik untuk kita," tambahnya.

Saat ini, Covid-19 belum memiliki obat ilmiah resmi. Seluruh dunia pun masih berjuang untuk menahan penyebaran pandemi yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 5.000 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parno Virus Corona, Ruben Onsu Batalkan Semua Acara Manggung Betrand Peto

Parno Virus Corona, Ruben Onsu Batalkan Semua Acara Manggung Betrand Peto

Entertainment | Minggu, 15 Maret 2020 | 15:23 WIB

Kemenkes Sebut 21 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta dan Jawa Tengah

Kemenkes Sebut 21 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta dan Jawa Tengah

Health | Minggu, 15 Maret 2020 | 15:16 WIB

Cegah Virus Corona, XL Axiata Terapkan Aturan Ketat

Cegah Virus Corona, XL Axiata Terapkan Aturan Ketat

Tekno | Minggu, 15 Maret 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×