Angka Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia, Tagar Indonesia Lockdown Viral

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 19 Maret 2020 | 10:43 WIB
Angka Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia, Tagar Indonesia Lockdown Viral
Trending topic Indonesia Lockdown. (dok. Twitter)

Suara.com - Angka Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia, Tagar Indonesia Lockdown Viral

Angka kematian atau fatality rate akibat virus Corona Covid-19 di Indonesia mencapai 8,2 persen. Angka itu melampaui fatality rate di negara-negara terdampak virus Corona Covid-19 lainnya seperti Italia (7,2%), Iran (4,5%), dan China (3,9%).

Jumlah kasus yang dilaporkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 per Rabu, 18 Maret 2020, menjadi 227 di seluruh Indonesia.

Presiden Joko Widodo sebenarnya telah mengimbau agar masyarakat menjaga jarak sosial atau sosial distancing juga tidak melakukan aktivitas di luar rumah sejak pekan kemarin.

Namun fakta di atas semakin memperkuat desakan agar pemerintah menetapkan lockdown untuk indonesia.

Pagi ini, #Indonesia_LockdownPlease bahkan menjadi trending topic di Twitter dengan hampir 5 ribu cuitan dari warganet.

Salab satunya ditulis akun @rahmat_98 yang menyatakan bahwa Indonesia sudah saatnya untuk lockdown.

"Saya khawatir bukan rate angka kematian yang tinggi dari suspect Corona, akan tetapi jumlah temuan yang rendah dan data yang di tutup-tutupi sehingga masyrakat semakin bingung informasi mana yang benar. Jelas nya sih #Indonesia_LockdownPlease, sudah saat nya!" tulisnya.

Diketahui bahwa lockdown bukan satu-satunya cara yang dilakukan negara lain dalam mengatasi virus corona. Salah satunya Korea Selatan yang tidak berlakukan lockdown tapi melakukan pengecekan massal terhafap warganya.

baca juga

Hal itu pula yang dipertanyakan warganet, cara seperti apa yang akan ditiru pemerintah.

Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)
Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)

"Indonesia mau berkiblat ke model yg manaa? #Indonesia_LockdownPlease" tulis akun @alfeenwd.

Namun tak sedikit yang tidak setuju dengan lockdown, terutama pekerja yang dibayar dengan sistem harian.

Seperti dituliskan akun @strom_braim, "Indonesia masih negara berkembang, banyak masyarakat yang kerja diluar,kerja dijalanan. Kalo lockdown mereka tak dapat uang tuk beli makan?".

Presiden Jokowi sebelumnya telah menegaskan bahwa semua kebijakan penyelesaian virus corona, termasuk lockdown, adalah kewenangan pemerintah pusat.

"Perlu saya tegaskan yang pertama, kebijakan lockdown baik di tingkat nasional maupun daerah adalah kebijakan pemerintah pusat. Kebijakan ini tidak boleh diambil pemda. Sampai saat ini tidak ada pikiran ke arah kebijakan lockdown," kata Jokowi saat memberi keteranagan pers di Istana Keperesidenan Bogor, Senin (16/3/2020).

Sementara ini, Jokowi hanya berpesan agar mobilitas masyarakat dalam beraktivitas di ruang publik dikurangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepi Pesanan Gegara Virus Corona, Warganet Ajak Beli Makanan Lewat Ojol

Sepi Pesanan Gegara Virus Corona, Warganet Ajak Beli Makanan Lewat Ojol

Tekno | Kamis, 19 Maret 2020 | 08:38 WIB

Setuju Jakarta Lockdown? Pedagang: WFH Saja Pendapatan Turun 50 Persen

Setuju Jakarta Lockdown? Pedagang: WFH Saja Pendapatan Turun 50 Persen

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 21:31 WIB

Mendag Bakal Gandakan Stok Bahan Pokok Jika Lockdown Dilakukan Pemerintah

Mendag Bakal Gandakan Stok Bahan Pokok Jika Lockdown Dilakukan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2020 | 20:56 WIB

Terkini

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?

Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam

Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Cara Cek Apakah Sudah Terdaftar Jadi Peserta Upacara di Istana Negara, Ini Link-nya

Cara Cek Apakah Sudah Terdaftar Jadi Peserta Upacara di Istana Negara, Ini Link-nya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:13 WIB

Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau

Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×