Gempar Hantavirus di China, Ternyata Sudah Ada Sejak 1993 di AS

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 25 Maret 2020 | 10:13 WIB
Gempar Hantavirus di China, Ternyata Sudah Ada Sejak 1993 di AS
Hantavirus. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang laki-laki asal Yunnan, China, dinyatakan positif hantavirus dan meninggal beberapa jam setelah dinyatakan positif virus yang berasal dari hewan pengerat itu.

Menyusul kasus ini, 32 orang lainnya diperiksa untuk dikonfirmasi karena laki-laki tersebut menaiki sebuah bus dalam perjalanannya usai terinfeksi. Tentu saja hal ini menimbulkan kekhawatiran baru ketika dunia belum usai dengan permasalahan virus corona Covid-19.

Melansir laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Rabu (25/3/2020), ternyata virus ini bukanlah virus baru. Penemuan kasus dan wabah yang sama ternyata sudah terjadi pada 1993 di Amerika Serikat, yang menyebabkan sakit pernapasan akut di wilayah Four Corners.

Bernama resmi Hantavirus Pulmonary Syndrome atau disingkat HPS, penyakit ini diumumkan secara nasional pada 1995, dan kini terdaftar pada Nationally Notifiable Disease Surveillance System (NNDSS). Penyakit ini ditandai dengan gejala demam dan dikonfirmasi HPS setelah menjalani uji laboratorium.

Selain di Amerika, kasus ini juga sempat menyerang Kanada, Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Ekuador, Paraguay, Panama, Uruguay, dan Venezuela. Namun di negara-negara itu, kasus terjadi secara individual dan dalam kelompok kecil.

Sementara itu hantavirus sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis seperti virus Sin Nombre yang jadi penyebab kebanyakan kasus HPS.

Ada juga virus andes, yakni sejenis hantavirus yang ditemukan di Amerika Serikat. Virus andes ini juga menyebabkan HPS. Virus andes banyak ditemukan di Argentina dan Chili. Sedangkan di Amerika Serikat tidak membawa virus Andes.

Virus andes dapat menginfeksi manusia jika mereka terpapar tikus yang terinfeksi. Virus ini tidak membuat si tikus sakit, sehingga kita kesulitan mencaritahu apakah si tikus membawa virus atau tidak.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Lahir di Tengah Pandemi, Anak Ini Diberi Nama Korona

Duh! Lahir di Tengah Pandemi, Anak Ini Diberi Nama Korona

Tekno | Rabu, 25 Maret 2020 | 10:03 WIB

Belum Usai Corona, Seorang di China Tewas Akibat Hantavirus, Apa Itu?

Belum Usai Corona, Seorang di China Tewas Akibat Hantavirus, Apa Itu?

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 22:05 WIB

Hantavirus Pulmonary Syndrome, Penyakit Menular akibat Menghirup Kotoran

Hantavirus Pulmonary Syndrome, Penyakit Menular akibat Menghirup Kotoran

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 10:59 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×