Mayoritas Penderita Covid-19 di Singapura Justru Anak Muda, Apa Sebabnya?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 26 Maret 2020 | 12:11 WIB
Mayoritas Penderita Covid-19 di Singapura Justru Anak Muda, Apa Sebabnya?
Masker yang direkomendasikan WHO untuk menurunkan risiko tertular virus Corona Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Anggapan bahwa mayoritas yang terinfeksi virus corona atau Covid-19 didominasi oleh mereka yang lanjut usia (lansia) baru saja terpatahkan. Hasil kalkulasi kasus terbaru di Singapura mencatat bahwa mayoritas kasus ternyata terjadi di orang usia muda.

Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pasien usia 20 dan 29 tahun telah melampaui pasien yang berusia 60 tahun. Ini menjadikan kelompok usia tersebut menjadi yang terbesar di antara yang lain.

Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.
Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.

Seperti dilansir dari The Star, kelompok muda ini disebut terinfeksi virus tersebut dari luar negeri, terutama dari Inggris.

Sebagai gambaran, dari total 558 pasien Covid-19, 141 berusia antara 20 dan 29 tahun. Sementara 111 pasien yang berusia 60 tahun ke atas. Dari 141 kasus dewasa muda ini, 78 persen, atau 111 kasus, diimpor.

Sekitar tiga dari lima, atau 68 dari 111 kasus orang dewasa muda yang diimpor, memiliki riwayat perjalanan ke Inggris.

Profesor Teo Yik Ying, dekan National University of Singapore (NUS) Saw Swee Hock School of Public Health mengatakan jumlah anak muda yang terinfeksi mencerminkan demografi orang-orang yang kembali ke Singapura sebagai akibat dari situasi global, di mana sejumlah negara di Eropa dan Amerika Utara melihat penyebaran komunitas secara luas.

"Sebagian besar orang yang datang ke Singapura dalam sepekan terakhir adalah penduduk lokal yang telah berada di luar negeri untuk studi, penempatan kerja atau magang. Mereka sebagian besar adalah orang berusia 20-an dan 30-an," kata dia.

Meskipun laporan-laporan sebelumnya menunjukkan bahwa para lansia lebih mungkin terinfeksi, fakta ini menunjukkan bahwa kaum muda tidak kebal terhadap virus.

"Saya harus menekankan bahwa Covid-19 bukan penyakit orang tua. Anak-anak, serta orang dewasa yang sehat, juga rentan terhadap itu," jelas Profesor Teo Yik Ying.

baca juga

Sementara orang tua dan orang-orang dengan masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya lebih mungkin untuk berkembang menjadi infeksi yang lebih parah dan mengalami tingkat kematian yang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Merah Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19, Benarkah?

Mata Merah Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19, Benarkah?

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 11:10 WIB

Terus Bertambah, Jumlah WNI Positif Corona di Luar Negeri Jadi 87 Orang

Terus Bertambah, Jumlah WNI Positif Corona di Luar Negeri Jadi 87 Orang

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 10:41 WIB

Rada Nyeleneh, Wanita Ini Berbagi Tips Bisa Makan Enak saat Pakai Masker

Rada Nyeleneh, Wanita Ini Berbagi Tips Bisa Makan Enak saat Pakai Masker

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2020 | 09:26 WIB

Terkini

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:51 WIB

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:50 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:37 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

×