Mata Merah Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19, Benarkah?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 26 Maret 2020 | 11:10 WIB
Mata Merah Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19, Benarkah?
infeksi mata merah (ilustrasi/shutterstock)

Suara.com - Penularan virus corona Covid-19 bisa melalui mata, hidung dan mulut. Penyebaran virus corona Covid-19 melalui mata ini pun mendorong asosiasi dokter mata terbesar di dunia untuk mewaspadai tanda-tanda peringatan pada pasien.

American Academy of Ophthalmology, dilansir oleh today.com, mengatakan patogen bisa menyebabkan mata merah atau konjungtivitis, yakni radang jaringan bening yang menutupi bagian putih mata. Kondisi ini bisa terjadi pada sekitar 1-3 persen orang yang terinfeksi virus corona Covid-19.

Sebelumnya, sudah muncul peringatan bahwa partikel-partikel virus bisa ditemukan dalam sekresi mata. Tetapi, sebuah penelitian menunjukkan risiko penularan virus melalui air mata masih rendah.

Karena itu, dokter mata pun disarankan untuk memperhatian pasiennya yang mengeluhkan mata merah dengan gejala termasuk kemerahan, pembengkakan dan terkadang ada cairan lengket di satu atau kedua mata. Apalagi bila pasien mengalami demam, gejala pernapasan (batuk dan pilek) dan sesak napas.

Selain itu, dokter mata juga perlu mengetahui riwayat perjalanan pasien yang mengeluhkan masalah-masalah tersebut. Dokter mata perlu mewaspadai bila pasien pernah melakukan perjalanan ke wilayah yang terdampak corona Covid-19, yakni Korea Selatan, China, Italia, Iran hingga Amerika Serikat.

Ilustrasi mata merah [shutterstock]
Ilustrasi mata merah [shutterstock]

Jika pasien tidak melakukan perjalanan ke daerah yang terkena wabah, mungkin saja pasien berinteraksi dekat dengan anggota keluarga atau kerabatnya yang baru pulang dari tempat wabah virus corona Covid-19.

Jika benar, pasien sudah bisa diduga terinfeksi virus corona Covid-19. Sehingga dokter mata perlu mengambil tindakan pencegahan, karena orang yang mengalami mata merah tak kunjung mereda pasti akan mencari bantuannya.

Seorang perawat di Life Care Center di Kirkland, Washington pun telah mengamati banyak pasien virus corona Covid-19 yang mengalami mata merah.

"Mata mereka seperti terkena alergi. Bagian putih matanya memerah dan mereka seperti memakai eye shadow karena bagian luar matanya juga ikut memerah," kata Chelsy Earnest kepada CNN.

Namun, Dr. Sonal Tuli, seorang juru bicara klinis untuk Akademi Oftalmologi Amerika berpendapat bahwa mata merah tidak cukup untuk mendeteksi seseorang terinfeksi virus corona Covid-19. Karena, belum ada cukup data bahwa mata merah termasuk salah satu gejala corona Covid-19.

Dr. Thomas Steinemann, dokter spesialis mata bersertifikat di MetroHealth Medical Center di Cleveland, Ohio juga mengatakan banyak virus yang bisa menyebabkan mata merah.

"Jika Anda melihat mata merah di setiap musim dingin di AS, sebagain besar kasus disebabkan oleh virus," jelasnya.

Tapi, tidak ada cara untuk mengetahui virus mana yang menyebabkan mata merah. Kecuali, dokter menyeka konjungtiva, yakni selaput lendir pada permukaan mata dan menguji spesimen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapat Paripurna saat Corona, PPP: Dewan Harus Rela Duduk di Balkon

Rapat Paripurna saat Corona, PPP: Dewan Harus Rela Duduk di Balkon

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 11:00 WIB

Bisa Tampung 3 Ribu Pasien, Wisma Atlet Beri Layanan Visit Video Call

Bisa Tampung 3 Ribu Pasien, Wisma Atlet Beri Layanan Visit Video Call

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 10:41 WIB

Cegah COVID-19, Polres Bogor Siap Menindak yang Masih Doyan Nongkrong

Cegah COVID-19, Polres Bogor Siap Menindak yang Masih Doyan Nongkrong

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2020 | 10:20 WIB

Sopir Bus Jurusan Bogor Kena Corona, Dites Berkali-kali Dinyatakan Sehat

Sopir Bus Jurusan Bogor Kena Corona, Dites Berkali-kali Dinyatakan Sehat

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2020 | 10:03 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB