Viral Video Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Ilmuwan: Ini Bukan Ide Bagus

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Senin, 30 Maret 2020 | 10:43 WIB
Viral Video Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Ilmuwan: Ini Bukan Ide Bagus
Ilustrasi mencuci buah dan sayur (shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter keluarga di Grand Rapids, Michigan, AS, Jeffrey VanWigen, mengunggah sebuah video tutorial membersihkan buah atau sayuran selama pandemi virus corona baru ini ke kanal YouTube-nya pada Selasa (24/3/2020) lalu.

Dalam video tersebut VanWingen menyarankan untuk membersihkan buah menggunakan sabun.

Video ini pun ramai diperbincangkan dan tidak sedikit warganet yang mengatakan akan mengikuti cara yang diinstruksikan oleh VanWingen di video tersebut.

Namun, terlepas dari video ini, ilmuwan mengatakan bahwa ide mencuci buah dan sayuran menggunakan sabun bukan lah hal yang baik, bahkan di tengah pandemi ini sekalipun.

"Kami sudah tahu selama 60 tahun bahwa ada masalah toksisitas tentang mengkonsumsi sabun cuci piring rumah tangga," Benjamin Chapman, seorang profesor dan spesialis keamanan makanan di North Carolina State University, dikutip Live Science.

Jeffrey VanWigen menginstruksikan cara mencuci buah dan sayur (YoouTube/Jeffrey VanWigen)
Jeffrey VanWigen menginstruksikan cara mencuci buah dan sayur (YoouTube/Jeffrey VanWigen)

Menurutnya, sabun cuci piring yang masuk ke tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti iritasi gastrointestinal ringan dengan gejala mual, muntah, diare dan sakit perut. Ini karena produk berpori, sehingga dapat menyerap sabun.

"Ini bukan senyawa yang benar-benar dibuat untuk perut kita," sambungnya. Sebagai gantinya, Chapman menyarankan untuk mencucinya menggunakan air dingin seperti biasanya.

Departemen Pertanian AS (USDA) juga tidak menyarankan mencuci buah dan sayuran menggunakan sabun atau deterjen (sabun cuci piring).

"Produk-produk ini tidak disetujui atau dilabeli oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk digunakan pada makanan. Anda bisa menelan residu dari sabun atau deterjen yang diserap pada produk," menurut USDA.

baca juga

Tidak hanya menggunakan sabun, di internet juga marak penggunaan cairan pemutih, jus lemon atau cuka untuk mencuci produk buah dan sayur selama wabah Covid-19.

Tapi sekali lagi, Chapman mengatakan tidak ada bukti ilmiah bahwa cara-cara ini berhasil.

Tetapi ada satu hal yang dibenarkan oleh ilmuwan dari penuturan VanWingen, yaitu risiko terbesar seseorang tertular virus corona baru adalah saat mereka berbelanja.

"Risiko terbesar dari bahan makanan dan virus corona adalah waktu yang Anda habiskan di toko ketika berada di sekitar orang pembawa virus corona, baik yang bergejala maupun tidak bergejala, yang berada di toko," kata spesialis dalam ilmu makanan dan seorang profesor terkemuka di Rutgers University di New Jersey, Donald Schaffner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Sekolah sebagai Antisipasi Corona

Dana Sekolah sebagai Antisipasi Corona

Your Say | Senin, 30 Maret 2020 | 09:56 WIB

Jika Jadi Lockdown, Angkutan Umum di Jakarta Tetap Bisa Mengaspal

Jika Jadi Lockdown, Angkutan Umum di Jakarta Tetap Bisa Mengaspal

News | Senin, 30 Maret 2020 | 09:55 WIB

Jaga Jarak, Kampanye Lockdown Kawasan Ada yang Bikin Baper

Jaga Jarak, Kampanye Lockdown Kawasan Ada yang Bikin Baper

Otomotif | Senin, 30 Maret 2020 | 09:55 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×