Jaga Jarak, Kampanye Lockdown Kawasan Ada yang Bikin Baper

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 30 Maret 2020 | 09:55 WIB
Jaga Jarak, Kampanye Lockdown Kawasan Ada yang Bikin Baper
Suasana sekitar Monumen Tugu Yogya saat pandemi Virus Corona yang berdampak pada turunnya jumlah order bis pariwisata [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi].

Suara.com - Niatan baik untuk ikut menahan laju pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 di pelbagai kawasan di Tanah Air, patut diapresiasi. Salah satunya yang dipantau di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pasalnya, dengan mengurangi acara kumpul-kumpul (lockdown bukan berarti libur terus nongkrong bersama, bukan?), tidak berbagi gosip lewat komunikasi langsung yang rawan percikan air liur (maaf, namun kenyataannya begitu: virus ini berpindah lewat media droplet dan menempel di jari-jemari sampai anggota tubuh lainnya), dan tidak bepergian ke manapun (apalagi mengunjungi anggota keluarga yang lebih tua), maka para pekerja kesehatan serta rumah sakit bisa "ambil napas" dan mengurus pasien lebih leluasa, karena tidak semua orang harus dirawat karena penyakit yang sama di waktu berbarengan pula.

Nah, bagaimana cara sosialisasi swadaya warga?

Berikut adalah beberapa jepretannya, yang tujuannya mengajak warga setempat berdiam diri di rumah hingga melakukan pengetatan warga yang masuk ke wilayah perkampungan masing-masing.

Godean Sleman (Twitter/MerapiNews)
Godean Sleman (Twitter/MerapiNews)

Gaya penyampaiannya beragam. Paling umum tentu saja "Lockdown" disertai tanda dilarang masuk. Namun, ada juga yang berpotensi bikin viral. Coba, seperti yang dituliskan di salah satu kawasan di Godean, Sleman dan diunggah ke media sosial Twitter atas nama akun @MerapiNews. Di sana tertera, "Stay at home, aku rindu kamu" lengkap dengan emoji wajah sedih.

Atau yang tertulis di sebuah spanduk di Purworejo, Hargobinangun, Pakem Sleman. Juga diunggah @MerapiNews. Di situ dituliskan, "Lockdown, di rumah aja ya, Sheyeng?" dengan emoji senyum.

Purworejo, Hargobinangun Pakem Sleman (Twitter/MerapiNews)
Purworejo, Hargobinangun Pakem Sleman (Twitter/MerapiNews)

Silakan simak potret-potret lainnya yang seru di sini. Sebagai catatan, bila difoto jangan rapat-rapat ya, karena sesuai imbauan, jarak antar orang adalah 1,5 m bahkan silakan lebih jauh lagi secara fisik.

Nggak papa dong, yang penting 'kan tetap dekat di hati!

Mobimoto.com/Gagah Radhitya Widiaseno

baca juga

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan pula usaha tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Pemotor Perempuan Ngebut Masuk Tol Cempaka Putih

Viral, Pemotor Perempuan Ngebut Masuk Tol Cempaka Putih

News | Senin, 30 Maret 2020 | 08:32 WIB

Cegah Corona, Semprot Kabin Mobil dengan Disinfektan Secukupnya

Cegah Corona, Semprot Kabin Mobil dengan Disinfektan Secukupnya

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2020 | 19:00 WIB

Manfaatkan WFH untuk Mudik, PKPI: Jangan Bunuh Keluarga di Daerah!

Manfaatkan WFH untuk Mudik, PKPI: Jangan Bunuh Keluarga di Daerah!

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 10:26 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×