Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 30 Maret 2020 | 16:15 WIB
Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan?
Ilustrasi makanan kemasan di supermarket. (Shutterstock)

Suara.com - Semua orang disarankan menjaga jarak sosial untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Sebagian besar restoran makanan pun sudah menerapkan sistem take away atau online untuk mencegah kerumunan dan penularan virus corona.

Tetapi, banyak orang butuh membeli bahan masakan atau makanan kemasan yang tersedia di supermarket. Sedangkan, konsumen pastinya tidak tahu makanan kemasan itu diolah dan dipegang oleh orang yang positif virus corona Covid-19 atau tidak.

Hal ini tentunya menimbulkan rasa penasaran publik. Apakah makanan kemasan yang ada di supermarket dan lainnya bisa menyebarkan virus?

Menurut Food and Drug Administration dilansir oleh Fox News, belum ada bukti yang menyatakan bahwa penularan virus corona Covid-19 bisa melalui makanan kemasan.

Sejauh ini, penularan virus corona Covid-19 antar manusia masih diyakini melalui tetesan cairan tubuh setelah seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Lalu, tetesan yang keluar mengontaminasi orang lain.

Ilustrasi konsumen di supermarket (Shutterstock)
Ilustrasi konsumen di supermarket (Shutterstock)

"Virus corona Covid-19 ini tidak seperti virus bawaan makanan gastrointestinal (GI) seperti norovirus dan hepatitis A yang bisa membuat orang sakit melalui makanan," kata FDA.

"Ia adalah virus yang menyebabkan penyakit pernapasan. Jadi, paparan virus melalui makanan belum diketahui rute penularannya," jelasnya.

Namun, virus corona Covid-19 ini masih bisa disebarkan oleh pekerja pengolah makanan kemasan yang terinfeksi maupun tidak cuci tangan setelah terkontaminasi. Menurut Coronavirus Resource Center dari Harvard Medical School, pekerja yang tidak mencuci tangan dengan benar setelah menggunakan toilet juga bisa menyebarkan virusnya.

"Virus yang menyebabkan corona Covid-19 juga telah terdeteksi pada tinja orang-orang tertentu. Jadi, sekarang ini kami tidak mengesampingkan kemungkinan infeksi menular melalui makanan. Karena, orang yang mengolahkan tidak menjaga kebersihan," jelas Harvard.

Coronavirus Resource Center dari Harvard Medical School juga menambahkan virus mungkin akan mati dengan cara memasak yang benar. Tetapi, makanan seperti salad atau sandwich berpotensi tetap menjadi tempat berkembangnya virus.

Benjamin Chapman, seorang profesor dan spesialis keamanan pangan di North Carolina State University mengatakan bahwa virus corona Covid-19 tidak mungkin bertahan hidup karena pencernaan yang baik.

Ilustrasi Memilih Makanan Minuman Kemasan. (Shutterstock)
Ilustrasi Memilih Makanan Minuman Kemasan. (Shutterstock)

CDC juga mengatakan makanan bukanlah sumber penularan utama virus corona Covid-19 selama orang tidak menyentuh mata, hidung atau mulutnya.

Meskipun penyebaran virus tidak mungkin melalui makanan, pekerja restoran dan toko kelontong telah mengantisipasi dengan langkah-langkah kebersihan yang tinggi. Mereka lebih sering mencuci tangan, membersihkan permukaan tempat masak, peralatan memasak dan memasak makanan pada suhu yang tepat.

"Bukannya tidak mungkin, tapi kemungkinan pasti ada. Jadi saya ingin membuat keputusan manajemen risiko terbaik berdasarkan ilmu pengetahuan dan bukti terbaik agar tidak ada penularan virus melalui makanan," jelas Chapman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Virus: Harusnya Corona Lebih Cepat Mati di Indonesia daripada Wuhan

Pakar Virus: Harusnya Corona Lebih Cepat Mati di Indonesia daripada Wuhan

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 15:10 WIB

Viral Kalung Antivirus Tangkal Corona Covid-19, Benarkah Efektif?

Viral Kalung Antivirus Tangkal Corona Covid-19, Benarkah Efektif?

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 14:32 WIB

Pakar Virus Ungkap 3 Kondisi Ini Bikin Virus Bertahan di Permukaan Barang

Pakar Virus Ungkap 3 Kondisi Ini Bikin Virus Bertahan di Permukaan Barang

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB