Benarkah Sakit Kepala Termasuk Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!

Senin, 30 Maret 2020 | 18:15 WIB
Benarkah Sakit Kepala Termasuk Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!
Ilustrasi sakit kepala lama menatap komputer. (Shutterstock)

Suara.com - Demam tinggi, batuk kering dan pilek adalah gejala umum infeksi virus corona Covid-19. Karena, gejala penyakit ini memang hampir mirip dengan kondisi seseorang ketika sakit flu.

Tetapi, sakit kepala yang biasanya menyertai orang sakit flu masih belum diketahui termasuk gejala virus corona Covid-19 atau tidak. Karena, kasusnya yang masih jarang.

Sekitar 1 dari 10 orang yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 mengaku mengalami sakit kepala. Keluhan sakit kepala ini termasuk sangat jarang di antara pasien corona Covid-19.

Adapun penyebab umum sakit kepala, seperti stres, tekanan emosional, migrain, tekanan darah tinggi, kecemasan atau depresi. Sedangkan gejala umum infeksi virus corona Covid-19 adalah demam tinggi.

Ilustrasi orang sakit kepala (Pixabay/geralt)
Ilustrasi orang sakit kepala (Pixabay/geralt)

Lalu, bagaimana bila Anda mengalami sakit kepala di tengah wabah corona Covid-19?

Jika sakit kepala Anda tidak disertai gejala infeksi virus corona Covid-19 lain, seperti demam dan batuk. Maka kecil kemungkinannya sakit kepala itu tanda infeksi virus corona Covid-19.

NHS dilansir dari The Sun, juga tidak akan menguji seseorang positif infeksi virus corona Covid-19 atau tidak jika hanya beradasarkan sakit kepala saja.

Jika Anda mengalami sakit kepala abnormal atau sangat buruk tanpa gejala virus corona Covid-19 lainnya, maka masih disarankan melakukan konsultasi medis secara online.

Tetapi, Anda juga tidak disarankan berpergian dan lebih baik mengarantina diri sendiri agar tidak menularkan kemungkinan virus corona Covid-19 pada orang lain maupun keluarga.

Baca Juga: Duh, Penggunaan Bilik Disinfektan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Kulit

Sebelumnya, ahli kesehatan juga telah memaparkan terkait gejala lain virus corona Covid-19 yang sering diabaikan semua orang.

Gejala infeksi virus corona Covid-19, termasuk kehilangan indera penciuman, kelelahan fisik, sakit perut hingga diare. Ada pula pasien positif corona Covid-19 yang mengalami gangguan pendengaran.

Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)

Apa yang perlu dilakukan saat sakit kepala dan mengalami gejala lainnya?

Jika Anda hidup sendiri dan mengalami sakir kepala serta gejala virus corona Covid-19, maka disarankan untuk tetap berada di rumah selama 7 hari setelah gejala dimulai.

Jika Anda tinggal bersama orang lain, lebih baik semua orang di rumah tidak berpergian selama 14 hari untuk mencegah kemungkinan penularan virus corona Covid-19.

Studi menunjukkan bahwa orang yang memiliki virus corona Covid-19 biasanya tidak mengalami gejalanya selama 5 hari. Anda harus menghubungi gawat darurat jika rasa sakit kepala disertai nyeri dada, sesak napas, berkeringat dan rasa sakit yang berlangsung lebih dari 15 menit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI