Jangan Biarkan Kuku Jari Panjang, Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 30 Maret 2020 | 17:25 WIB
Jangan Biarkan Kuku Jari Panjang, Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19!
Ilustrasi Kuku. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 490 ribu orang di seluruh dunia. Virus corona Covid-19 ini bisa menular melalui tetesan cairan tubuh ketika bersin dan batuk.

Virus corona Covid-19 juga bisa menular jika tangan kita menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu memegang wajah. Karena itu, semua orang dilarang menyentuh area wajah ketika belum mencuci tangan sampai bersih.

Selain itu, virus corona Covid-19 juga bisa menular melalui objek lainnya. Seorang perawat Australia dilansir dari Daily Star telah menjelaskan bahwa virus corona Covid-19 bisa menular melalui kuku jari tangan kita.

Ia menjelaskan hal tersebut melalui Facebook. Peringatannya ini juga tak jauh dari perintah mencuci tangan pakai sabun dan air sampai bersih.

"Di antara semua instruksi mencuci tangan selama 20 detik. Saya melihat masih banyak orang yang tidak memperhatikan kuku panjangnya," jelasnya.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Perawat ini pun memberi tahu trik sederhana untuk melihat kuku panjang perlu dipotong atau tidak dan sudah tergolong berisiko menularkan virus atau tidak.

"Jika Anda tidak bisa meletakkan kuku lurus di atas telapak tangan yang lain atau Anda tidak bisa mencuci bagian bawah kuku dengan benar, kecuali memakai sikat kuku setiap hari. Maka kuku perlu dipotong," tuturnya.

Wanita ini juga memperingatkan orang-orang yang memiliki kuku panjang untuk lebih memperhatikan kebersihannya.

"Jika And atidak bsia menggosok uju jari ke telapak tangan yang lain, maka kuku panjang Anda tidak akan benar-benar bersih ketika Anda cuci tangan. Meskipun Anda sudah memakai sabun dan mencuci tangan 20 detik, bagian bawah kuku panjang bisa menyimpan banyak virus dan bakteri," jelasnya.

baca juga

Karena itu, perawat ini menyarankan semua orang untuk memotong kuku atau memiliki kuku pendek demi mencegah penularan virus.

Ilustrasi kuku jari. (Pixabay)
Ilustrasi kuku jari. (Pixabay)

Sebelum ini, kebiasaan menggigit kuku jari tangan juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena bug mematikan.

Puri Tarikh, spesialis alergi dan penyakit menular di Langone Medical Center, New York University telah membuat orang-orang enggan menyentuh wajahnya.

"Setiap kali Anda menyentuh wajah, terutama mulut, hidung dan mata. Maka akan telah memindahkan semua kuman itu ke dalam tubuh. Sehingga Anda yang sistem kekebalannya lemah akan lebih mudah jatuh sakit," ujar Puri Tarikh.

Para dokter spesialis dan ahli kesehatan pun telah mengatakan bahwa kuman yang langsung masuk ke mulut merupakan cara termudah seseorang terkena infeksi virus penyakit lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Menggigit Kuku dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Corona Covid-19

Ahli: Menggigit Kuku dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Corona Covid-19

Health | Sabtu, 07 Maret 2020 | 20:36 WIB

Jangan Abaikan Kuku Mudah Patah, Ini Saran Spesialis Kulit!

Jangan Abaikan Kuku Mudah Patah, Ini Saran Spesialis Kulit!

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 20:00 WIB

Kebiasaan Menggigit Kuku, Pria Ini Alami Ruam dan Nyaris Meninggal Dunia

Kebiasaan Menggigit Kuku, Pria Ini Alami Ruam dan Nyaris Meninggal Dunia

Health | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:39 WIB

Terkini

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:46 WIB

×