Kasus Corona Thailand Meningkat, Tak Ada Kematian Baru yang Tercatat

M. Reza Sulaiman

Selasa, 31 Maret 2020 | 11:05 WIB
Kasus Corona Thailand Meningkat, Tak Ada Kematian Baru yang Tercatat
Ilustrasi Thailand. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus Corona Thailand Meningkat, Tak Ada Kematian Baru yang Tercatat

Virus Corona Covid-19 masih merajalela di Asia Tenggara. Sebagai salah satu negara yang terdampak kasus Corona, Thailand juga terus mengalami peningkatan jumlah pasien.

Namun hebatnya, hingga kini belum tercatat ada kematian baru karena kasus virus Corona Covid-19 di Thailand.

Dilansir Antara dari Reuters, Thailand melaporkan 136 kasus baru virus corona pada awal pekan ini, sehingga menambah jumlah akumulasi menjadi 1.524 kasus, menurut juru bicara Pusat Adminstrasi Situasi COVID-19 Thailand (CCSA).

Kasus infeksi Corona di Thailand tampaknya akan terus meningkat dan akhir-akhir ini kasus baru lebih banyak dilaporkan di provinsi daripada di Ibu Kota Bangkok, kata juru bicara Taweesin Wisanuyothin.

Tak ada laporan baru mengenai korban meninggal akibat virus corona. Hingga kini di Thailand tercatat tujuh kematian sejak wabah tersebut mulai terdeteksi pada Januari.

Wabah corona yang pertama kali muncul di Wuhan, China pada akhir tahun lalu telah mengakibatkan banyak gangguan dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Selain banyak tempat wisata yang sunyi karena tiadanya turis baik domestik maupun asing, kehidupan di penjara pun terdampak oleh wabah corona yang sampai sekarang belum ditemukan vaksinnya itu.

Foto yang dirilis Kementerian Hukum Thailand atas insiden kerusuhan di dalam penjara akibat isu penyebaran virus corona, Minggu (29/3/2020). (Foto: AFP)
Foto yang dirilis Kementerian Hukum Thailand atas insiden kerusuhan di dalam penjara akibat isu penyebaran virus corona, Minggu (29/3/2020). (Foto: AFP)

Pada Minggu (29/3) sebuah penjara yang menampung sekitar 2.000 tahanan baik laki-laki maupun perempuan, yang terletak di provinsi Buriram, mengalami kerusuhan karena para tahanan membakar kantin penjara itu.

baca juga

Otoritas hukum di Tailand mengatakan sejumlah kecil tahanan yang baru divonis hukuman penjara seumur hidup telah memprovokasi tahanan lainnya untuk melakukan keonaran. Seratusan tahanan berusaha kabur dari penjara di tengah kerusuhan itu. Polisi dan tentara dikerahkan untuk mengatasi keonaran itu dan memburu tahanan yang berusaha kabur dari bui.

Wabah corona juga membuat banyak orang kehilangan mata pencaharian mereka. Di pantai Pattaya yang kini sunyi, pemilik pub menjadikan tempat usahanya sebagai dapur umum untuk memberi makan kepada orang-orang yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok hidupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raja Thailand Karantina Mewah di Pegunungan Alpen, Bawa 20 Selir

Raja Thailand Karantina Mewah di Pegunungan Alpen, Bawa 20 Selir

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:00 WIB

Isolasi Diri, Raja Thailand Bawa 20 Cewek Nginap di Hotel Mewah Jerman

Isolasi Diri, Raja Thailand Bawa 20 Cewek Nginap di Hotel Mewah Jerman

News | Senin, 30 Maret 2020 | 13:26 WIB

Gegara Virus Corona, Penjara di Thailand Rusuh Berujung Pembakaran

Gegara Virus Corona, Penjara di Thailand Rusuh Berujung Pembakaran

News | Senin, 30 Maret 2020 | 09:11 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×