Tes Darah Mutakhir Ini Bisa Deteksi 50 Jenis Kanker, Canggih Banget!

M. Reza Sulaiman

Kamis, 02 April 2020 | 13:28 WIB
Tes Darah Mutakhir Ini Bisa Deteksi 50 Jenis Kanker, Canggih Banget!
Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)

Suara.com - Tes Darah Mutakhir Ini Bisa Deteksi 50 Jenis Kanker, Canggih Banget!

Kemajuan zaman di bidang ilmu kesehatan tidak hanya terjadi pada sektor obat-obatan. Alat deteksi penyakit pun juga semakin berkembang.

Salah satunya adalah tes darah yang disebut mampu mendeteksi hingga 50 jenis kanker. Metode ini disebut sudah digunakan dan berhasil melacak beberapa jenis kanker mematikan, mulai dari kanker pankreas, kanker rahim, kankes usus, hingga kanker otak pada stadium dini.

Dilansir DW Indonesia, para ilmuwan mengatakan, metodenya bahkan dapat mendeteksi mutasi kanker sebelum gejalanya muncul. Tes darah ini juga bisa melacak tumor yang sangat berbahaya, yang biasanya tidak terdeteksi.

Tes itu melacak indikator, berupa perubahan pada DNA sel kanker yang mati yang masuk ke dalam darah disaat selubung luar penyakit itu terurai.

Temuan yang dilaporkan dalam Annals of Oncology itu menurut para ilmuwan, prosedurnya sangat bagus untuk mendeteksi kanker pada stadium perkembangan lebih lanjut.

Akan tetapi, penulis laporan ilmiah itu juga menegaskan, penelitian lebih lanjut bisa menunjukan hasil metode tes yang dapat mendiagnosa kanker pada stadium yang jauh lebih dini.

Melacak mutasi molekul sel sehat

Tes darah terbaru yang dikembangkan Dana-Faber Cancer Institute dan Mayo Clinic itu, melacak molekul yang dikenal sebagai group methyl yang menyebabkan mutasi pada sel yang sehat dan memicunya menjadi sel kanker. Metode itu menandai perubahan dari metode yang lebih tradisional yang melibatkan sekuensi DNA.

Ilustrasi DNA (Shutterstock).
Ilustrasi DNA (Shutterstock).

"Riset kami sebelumnya mengindikasikan tes berbasis methylasi, mengalahkan pendekatan tradisional yang menggunakan sekuensi DNA, untuk mendeteksi beragam bentuk kanker dalam sampel darah," ujar Geoffrey Oxnard, salah satu penulis laporan hasil riset itu dari Dana-Farber.

Oxnard menambahkan, hasil penelitian ini menunjukkan pelacakan molekul semacam itu, merupakan cara paling memungkinkan untuk memindai beragam jenis kanker pada manusia. Penelitian melibatkan sampel dari sekitar 7.000 responden. Dalam 96 persen tes, sampelnya diidentifikasi secara akurat dari jaringan apa kankernya berasal.

"Hasil ini menunjukkan, pendekatan test tanpa DNA sel dalam darah, dapat mendeteksi spektrum luas dari jenis-jenis kanker, secara virtual pada setiap tahapan penyakitnya, dengan pendekatan spesifik maupun kepekaan yang diperlukan untuk test pada level populasi," kata Oxnard lebih lanjut. Tes terbaru itu dapat menjadi bagian penting dalam uji klinik untuk deteksi kanker secara dini.

Namun para peneliti menyebutkan, masih diperlukan riset lebih lanjut. Saat ini, kemungkinan tes tidak mendeteksi kanker pada stadium lebih dini, atau dengan hasil tidak akurat, masih terlalu tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suasana Haru Iringi Pemakaman Bob Hasan

Suasana Haru Iringi Pemakaman Bob Hasan

Foto | Rabu, 01 April 2020 | 15:23 WIB

Bob Hasan Dimakamkan dengan Cara Militer di Ungaran

Bob Hasan Dimakamkan dengan Cara Militer di Ungaran

Sport | Rabu, 01 April 2020 | 13:58 WIB

Top 5 Olahraga: Hasil Rapid Test Atlet PBSI, Bob Hasan Wafat Akibat Kanker

Top 5 Olahraga: Hasil Rapid Test Atlet PBSI, Bob Hasan Wafat Akibat Kanker

Sport | Rabu, 01 April 2020 | 07:10 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB