Picu Kanker, BPOM AS Minta Produsen Hentikan & Tarik Zantac, Obat Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 02 April 2020 | 15:20 WIB
Picu Kanker, BPOM AS Minta Produsen Hentikan & Tarik Zantac, Obat Apa Itu?
Ranitidin bahan aktif dalam obat zantac yang ditarik dari peredaran oleh BPOM AS. (shutterstock)

Suara.com - Sekitar enam bulan setelah beberapa apotek besar menarik Zantac dan obat generiknya dari penjualan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) meminta agar para produsen segera menarik semua versi obat yang diresepkan dan dijual bebas.

Seperti dilansir dari NPR, ranitidine, bahan aktif dalam Zantac dan padanannya, ternyata mengandung zat dikenal sebagai N-Nitrosodimethylamine, atau NDMA yang berisiko menjadi penyebab kanker. 

Mereka mengatakan bahwa seiring waktu, NDMA (zat penyebab kanker yang mungkin juga ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk daging yang diawetkan) muncul sebagai pengotor dalam ranitidin dalam konsentrasi yang melebihi standar federal.

Ilustrasi obat. (Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

FDA mengeluarkan peringatan September lalu tentang obat-obatan tersebut. Mereka mendorong apotek, termasuk CVS, Walgreens dan Walmart, untuk menghentikan penjualan Zantac dan yang setara.

Sekarang, di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung, FDA mengatakan telah mengkonfirmasi bahwa masalah ini terkait dengan cara ranitidine secara alami rusak dari waktu ke waktu dalam kondisi penyimpanan normal, bukan bagaimana obat itu diproduksi.

"Kami tidak mengamati tingkat NDMA yang tidak dapat diterima di banyak sampel yang kami uji. Namun, karena kami tidak tahu bagaimana atau berapa lama produk itu mungkin disimpan, kami memutuskan bahwa itu tidak boleh tersedia untuk konsumen dan pasien kecuali kualitasnya dapat terjamin,"kata Janet Woodcock, direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat FDA.

Kabar ini pertama kali muncul tahun lalu, ketika Valisure, sebuah perusahaan yang melakukan pengujian keamanan pada obat-obatan populer, menemukan kontaminan di tingkat yang mengkhawatirkan.

"Tes kami dalam kondisi lab tampaknya cukup jelas menunjukkan bahwa obat tersebut dapat terdegradasi menjadi NDMA dengan sendirinya, baik dalam tablet atau sebenarnya dalam tubuh manusia," kata pendiri dan CEO Valisure David Light.

FDA mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka mengirim surat ke semua produsen ranitidine merekomendasikan agar mereka menarik produk mereka dari pasar.

Itu termasuk Sanofi, produsen di belakang Zantac, yang mengatakan sudah melakukan penarikan produk secara sukarela di Amerika Serikat dan Kanada saat investigasi FDA dibuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes: Obat Berbahan Ranitidin Bisa Picu Kanker Kalau Dikonsumsi Banyak

Kemenkes: Obat Berbahan Ranitidin Bisa Picu Kanker Kalau Dikonsumsi Banyak

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 20:07 WIB

BPOM Perintahkan Industri Farmasi Hentikan Produksi Ranitidin

BPOM Perintahkan Industri Farmasi Hentikan Produksi Ranitidin

Foto | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 14:51 WIB

BPOM Tarik Obat Lambung Ranitidin dari Peredaran, Ini Daftar Lengkapnya

BPOM Tarik Obat Lambung Ranitidin dari Peredaran, Ini Daftar Lengkapnya

Health | Senin, 07 Oktober 2019 | 11:55 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB