Benarkah Vitamin D Bisa Cegah Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!

Kamis, 02 April 2020 | 17:19 WIB
Benarkah Vitamin D Bisa Cegah Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!
Ilustrasi vitamin D (shutterstock)

Suara.com - Sekarang ini banyak orang berjemur pagi hari untuk mendapatkan vitamin D alami. Mereka percaya bahwa vitamin D bisa membantu mencegah hingga membunuh virus corona Covid-19.

Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak dan berperan pentung dalam tubuh. Nutrisi ini sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Tetapi, apakah vitamin D bisa membunuh dan mencegah penularan virus corona Covid-19?

Sejauh ini belum ada obat yang dipatenkan untuk mengatasi virus corona Covid-19. Jadi, ahli kesehatan hanya menyarankan tindakan pencegahannya dengan melakukan jarak sosial dan menjaga kebersihan.

Sementara itu dilansir dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang sehat bisa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Sehingga sistem kekebalan tubuh bisa melindungi diri kita dari penyakit pernapasan secara umum, tidak terfokus pada corona Covid-19.

Ilustrasi: Perempuan berjemur. (Shutterstock)
Ilustrasi: Perempuan berjemur. (Shutterstock)

Semua manusia pasti membutuhkan vitamin D untuk menjaga sistem kekebalan tubuh berfungsi baik. Karena, ini merupakan garis pertahanan pertama tubuh dalam menghadapi serangan infeksi dan penyakit.

Vitamin memainkan peran penting dalam meningkatkan respons imun. Vitamin D sendiri memiliki sifat anti-inflamasi dan imunoregulator yang penting untuk perhatanan sistem kekebalan tubuh.

Karena itu, vitamin D disebut bisa meningkatkan fungsi sel-sel kekebalan, termasuk sel-T dan makrofag yang melindungi tubuh dari patogen.

Kadar vitamin D yang rendah berkaitan dengan peningkatkan risiko penyakit pernapasan, termasuk tuberkulosis, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan infeksi pernapasan akibat virus dan bakteri.

Baca Juga: HPV yang Ditularkan Saat Seks Oral dapat Sebabkan Kanker Tenggorokan!

Selain itu, kurangan vitamin D dalam tubuh juga bisa menurunkan fungsi paru-paru yang memengaruhi kemampuan tubuh melawan infeksi pernapasan.

Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Jadi, belum ada bukti ilmiah bahwa vitamin D dari berjemur maupun konsumsi suplemen bisa melindungi diri kita dari virus corona Covid-19.

Karena itu, para petugas kesehatan biasanya akan menguji kadar vitamin D dalam tubuh untuk mengetahui kita kekurangan nutrisi penting ini atau tidak.

Kurangnya vitamin D ini juga sangat dikhawatirkan pada orang yang lebih tua, sehingga mereka lebih berisiko mengalami komplikasi dan kefatalan akibat virus corona Covid-19.

Tapi, kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko kita terinfeksi penyakit dan virus secara keseluruhan dengan merusak sistem kekebalan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI