Kumur Air Garam dan Cuka Apel Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 06 April 2020 | 19:41 WIB
Kumur Air Garam dan Cuka Apel Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19, Benarkah?
Ilustrasi air garam. (Shutterstock)

Suara.com - Kepanikan akibat pandemi virus corona membuat banyak informasi keliru yang beredar dan salah satunya menyebut bahwa berkumur dengan air garam dan cuka apel bisa membunuh virus Corona Covid-19.

Kabar itu sempat berdar di aplikasi pesan Whatsapp. Dalam pesan itu menyebut, bahwa sebelum sampai ke paru-paru, virus corona akan bersarang di tenggorokan selama empat hari.

"Jika dia banyak minum air dan berkumur dengan air hangat dan garam atau cuka, itu bisa menghilangkan virusnya," demikian tulis pesan itu seperti dilansir dari Metro.co.uk, Senin (6/4/2020).

Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)

Kabar itu sekilas terdengar menjanjikan, tetapi sayangnya sama sekali tidak benar bahwa air garam atau cuka dapat mengalahkan coronavirus Covid-19.

Masalah pertama dengan pesan viral ini adalah bahwa coronavirus Covid-19 tidak hanya tersangkut di tenggorokan, tetapi dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh.

"COVID-19 adalah penyakit baru, dan kami masih belum sepenuhnya memahami bagaimana penularannya. Apa yang kita ketahui menunjukkan bahwa coronavirus yang menyebabkannya ditularkan melalui tetesan pernapasan," ujar Dr Keith Grimes, Dokter AI dan Dokter Umum di Babylon.

Ia melanjutkan, sejumlah sejumlah kecil cairan yang terinfeksi itu, kemudian disebarkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berhubungan dekat dengan seseorang.

Cairan itu akan memasuki saluran pernapasan, termasuk hidung, mulut, tenggorokan, dan saluran udara. Dari sana virus itu mulai menginfeksi tubuh. Sehingga tentu saja berkumur dengan air garam dan cuka tidak akan membantu.

Sementara itu, Dr Perpetua Emeagi, seorang dosen di Biologi Manusia dan Ilmu Biologi di Liverpool Hope University, mengatakan 'Coronavirus tidak hanya hidup di belakang tenggorokan. Virus itu juga mempengaruhi seluruh saluran pernapasan.

baca juga

"Jadi hanya menargetkan satu area dari sistem itu tidak akan memiliki efek yang berarti pada membunuh virus corona atau menolaknya pada contoh pertama," kata dia.

“Berkumur dengan air garam atau larutan cuka, pada saat ini, hanyalah tindakan yang sia-sia," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Koran? Ini Kata WHO!

Bisakah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Koran? Ini Kata WHO!

Health | Sabtu, 04 April 2020 | 09:00 WIB

Meski Hanya di Rumah, WHO Anjurkan Warga Tetap Aktif Selama Pandemi Corona

Meski Hanya di Rumah, WHO Anjurkan Warga Tetap Aktif Selama Pandemi Corona

News | Kamis, 02 April 2020 | 20:38 WIB

5 Manfaat Cuka Apel yang Harus Kamu Tahu

5 Manfaat Cuka Apel yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle | Jum'at, 07 Februari 2020 | 16:03 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×