Virus Corona Covid-19 Pengaruhi Kerusakan Jantung, Ini Kata Dokter!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 07 April 2020 | 14:19 WIB
Virus Corona Covid-19 Pengaruhi Kerusakan Jantung, Ini Kata Dokter!
Seorang pria alami serangan jantung (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit yang menyebabkan masalah pernapasan dengan menyerang bagian paru-paru. Karena itu, beberapa pasien membutuhkan ventilator sebagai alat bantu pernapasannya.

Tetapi, para ahli medis telah menemukan fakta baru selama menangani pasien corona Covid-19. Banyak pasien corona Covid-19 juga mengalami masalah jantung dan meninggal karena serangan jantung.

Saat virus mematikan ini telah mewabah di China, Italia, New York dan negara bagian lainnya, banyak ahli percaya bahwa virus corona Covid-19 ini bisa menginfeksi otot jantung pasien.

Sebuah studi awal menemukan adanya kerusakan jantung pada 1 dari 5 pasien corona Covid-19. Kondisi ini menyebabkan gagal jantung hingga kematian pasien corona Covid-19 tanpa tanda-tanda gangguan pernapasan.

Temuan ini bisa menjadi pertimbangan para dokter dalam mengidentifikasi pasien corona Covid-19. Fakta ini juga bisa membantu para ahli medis untuk melakukan tindakan pencegahan baru pada pasien corona Covid-19 yang memiliki masalah jantung.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Pada akhirnya, pasien corona Covid-19 dengan masalah jantung akan mendapat perawatan yang lebih cepat dan tepat sejak tahap awal infeksi penyakit.

"Sangat penting untuk mengetahui efek infeksi virus corona Covid-19 pada jantung. Cara ini bisa menyelamatkan nyawa banyak orang bila dilakukan dengan tepat," kata Dr. Ulrich Jorde , kepala gagal jantung, transplantasi jantung di New York City dikutip dari Scientific American.

Tetapi, dokter masih mencari tahu infeksi virus corona Covid-19 ini menyebabkan masalah jantung atau tidak. Karena, sebagian penyakit kronis juga bisa memengaruhi kesehatan jantung.

"Orang yang sekarat karena pneumonia, pada akhirnya juga akan meninggal dunia karena jantungnya berhenti. Karena, pasien tidak mendapatkan cukup oksigen yang membuat semua organ terdampak," kata Dr. Robert Bonow , seorang profesor kardiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg dan editor jurnal medis JAMA Cardiology.

baca juga

Meski begitu, Robert Bonow dan banyak spesialis jantung lainnya percaya bahwa infeksi virus corona Covid-19 dapat menyebabkan kerusakan jantung dalam 4 atau 5 cara. Beberapa pasien mungkin dipengaruhi oleh lebih dari satu jalur sekaligus.

Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Dokter juga sudah lama mengetahui bahwa setiap peristiwa medis serius, seperti operasi pinggul bisa menyebabkan stres dan memengaruhi kesehatan jantung. Terlebih pneumonia, penyakit yang bisa menyebabkan peradangan lebih luas.

Sehingga penyakit ini bisa menyebabkan plak di arteri, yang akhirnya menyebabkan serangan jantung. Peradangan ini juga bisa menyebabkan kondisi miokarditis, yakni melemahnya otot jantung hingga mengakibatkan gagal jantung.

Bonow sendiri berpendapat bahwa kerusakan jantung pada pasien corona Covid-19 bisa disebabkan oleh virus yang menginfeksi otot jantungnya. Penelitian awal menunjukkan virus corona Covid-19 menempel pada reseptor tertentu di paru-paru dan reseptor yang sama ditemukan pada otot jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ditolak, Warga Justru Bantu 3 Anak yang Diisolasi Tanpa Orang Tua

Tak Ditolak, Warga Justru Bantu 3 Anak yang Diisolasi Tanpa Orang Tua

News | Selasa, 07 April 2020 | 13:55 WIB

Ayah Meninggal, Ibu Diisolasi, Kisah 3 Anak di Sawah Besar Terkurung Corona

Ayah Meninggal, Ibu Diisolasi, Kisah 3 Anak di Sawah Besar Terkurung Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 13:12 WIB

Jay Benedict 'The Dark Knight Rises' Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Jay Benedict 'The Dark Knight Rises' Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Health | Selasa, 07 April 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB