Duh Kasihan! Kekurangan APD, Dokter dan Tenaga Medis di Pakistan Mogok

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 April 2020 | 13:30 WIB
Duh Kasihan! Kekurangan APD, Dokter dan Tenaga Medis di Pakistan Mogok
Ilustrasi petugas kesehatan mengenakan alat pelindung diri alias APD. (Shutterstock)

Suara.com - Duh Kasihan! Kekurangan APD, Dokter dan Tenaga Medis di Pakistan Mogok.

Para dokter di Pakistan melakukan pemogokan di dua rumah sakit di Quetta barat daya pada hari Selasa. Mereka memprotes kurangnya alat pelindung diri pada saat menangani pasien Covid-19. 

Ratusan dokter dan paramedis memprotes bahwa pemerintah gagal untuk memberikan pasokan APD yang dijanjikan.

Setidaknya 30 dokter ditahan oleh polisi anti huru hara karena menentang larangan pertemuan publik selama lockdown yang dilakukan untuk melawan penyebaran virus.

"Kami mogok untuk melindungi dokter dan paramedis kami," kata salah satu dokter yang ditahan, Hanif Luni, seorang pemimpin asosiasi yang mengatur protes, demikian seperti dilansir dari New York Post.

Meski demikian, sejumlah dokter dan tenaga medis di departemen jantung dan ginekologi masih bertugas untuk keadaan darurat. Hingga kini pemogokan telah menyebar ke bagian lain dari provinsi Balochistan, di mana Quetta adalah ibu kotanya.

Seorang pejabat di departemen kesehatan Balochistan, Dr. Wasim Baig, mengatakan 14 dokter dan 10 pekerja medis lainnya telah terinfeksi oleh virus di provinsi tersebut.

Pemerintah provinsi mengatakan dokter yang bekerja dengan pasien coronavirus Covid-19 telah diberi alat pelindung dan bahwa dokter yang memprotes tidak berurusan dengan pasien yang terinfeksi.

Hal senada juga disampaikan Juru bicara otoritas manajemen bencana Pakistan. Ia mengatakan Balochistan telah diberi lebih banyak alat keselamatan daripada yang dibutuhkan untuk staf medis garis depan, termasuk masker, baju, sarung tangan dan kacamata.

baca juga

"Prioritas pertama kami adalah melayani para dokter dan staf garis depan," kata juru bicara Saqib Mumtaz kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa mereka yang tidak bertugas virus corona juga telah diberikan apa yang mereka butuhkan dan akan mendapatkan lebih banyak.

"Kami tidak kekurangan peralatan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ombudsman: Kelangkaan APD Adalah Bentuk Maladministrasi Pemerintah

Ombudsman: Kelangkaan APD Adalah Bentuk Maladministrasi Pemerintah

News | Rabu, 08 April 2020 | 12:23 WIB

Ide Bagus, Dokter Ini Pasang Foto pada APD agar Pasien Bisa Kenal

Ide Bagus, Dokter Ini Pasang Foto pada APD agar Pasien Bisa Kenal

News | Rabu, 08 April 2020 | 10:07 WIB

APD Langka, YPKKI: Indonesia Seharusnya Sudah Bersiap

APD Langka, YPKKI: Indonesia Seharusnya Sudah Bersiap

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×