Perhatikan Tipe Hubungan untuk Seks Aman saat Pandemi Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 08 April 2020 | 21:00 WIB
Perhatikan Tipe Hubungan untuk Seks Aman saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi seks saat pandemi. (Shutterstock)

Suara.com - Seks dapat berkontribusi untuk menyebarkan virus corona karena hubungan seksual tidak mungkin dilakukan dengan jarak 1 meter (sesuai anjuran physical distancing). Tapi seks sendiri sebenarnya tidak menyebarkan virus corona secara langsung.

"Virus corona adalah virus pernapasan. Ini dapat ditularkan melalui air liur Anda dan kontak intim, tetapi itu tidak langsung ditularkan secara genetis," kata Dr. Mark Surrey, MD, seorang profesor klinis di departemen kebidanan dan ginekologi Fakultas Kedokteran David Geffen pada Health.

Melansir dari Health, hubungan seks akan aman selama pandemi bisa dilakukan tergantung pada situasi hubungan yang dijalani.

1. Pasangan Tinggal Bersama

Untuk pasangan yang tinggal bersama, namun salah satunya termasuk suspect Covid-19. Maka berhubungan seksual sebaiknya tidak dilakukan. Jika kondisinya begitu, maka Anda tidak boleh melakukan hubungan seks secara fisik dan harus tetap tinggal di kamar yang terpisah.

Selain karena terduga Covid-19, Anda perlu memertimbangkan untuk mengambil tindakan pencegahan jika Anda atau pasangan masuk dalam kelompok berisiko tinggi.

Sementara jika Anda dan pasangan sangat bugar, tidak berisiko, dan telah melakukan isolasi maka menurut Dr. Surrey Anda dan pasangan bisa melakukan hubungan seksual.

Ilustrasi pasangan. (Unsplash/Jonathan Borba)
Ilustrasi pasangan. (Unsplash/Jonathan Borba)

2. Pasangan yang Menginginkan Anak

Jika Anda melakukan hubungan seks untuk memiliki anak, maka sebaiknya program tersebut ditunda lebih dahulu.

baca juga

"Ada pertanyaan apakah wanita harus hamil saat ini," kata Dr. Surrey, yang merupakan direktur asosisi di Southern California Reproductive Center di Beverly Hills.

"Ada beberapa bukti yang menunjukkan penularan vertikal atau penularan virus dari ibu ke bayi selama kehamilan atau persalinan," kata Dr. Surrey pada Health.

Dengan begitu, rencara memiliki bayi saat pandemi sebaiknya ditunda.

Ilustrasi seks, seks menyimpang. [Shutterstock]
Ilustrasi seks, seks menyimpang. [Shutterstock]

3. Pasangan yang Tidak Tinggal Bersama

Apabila Anda merupakan pasangan yang tidak tinggal bersama di mana melakukan karantina di tempat berbeda, maka seks secara langsung lebih baik tidak dilakukan. Para ahli menyarankan lebih baik melakukan seks secara virtual.

Soal boleh atau tidaknya seks sebenarnya masih bisa berubah, sebab pemahaman tentang virus corona masih baru dan penyebarannya terus berubah.

"Untuk pasangan yang mencoba berhubungan, saya sarankan untuk lebih waspada tentang menghindari kontak sosial dan kebersihan tangan," kata Dr. Surrey pada Health.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Covid-19, Launching Citroen C5 Aircross Ditangguhkan

Akibat Covid-19, Launching Citroen C5 Aircross Ditangguhkan

Otomotif | Rabu, 08 April 2020 | 15:35 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 8 April 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 8 April 2020

Video | Rabu, 08 April 2020 | 15:34 WIB

Vaksin BCG untuk Covid-19 Tak Dapat Digunakan pada Semua Orang

Vaksin BCG untuk Covid-19 Tak Dapat Digunakan pada Semua Orang

Health | Rabu, 08 April 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB