Amankah Pantai dan Air Laut saat Pandemi Corona Covid-19?

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 13 April 2020 | 17:58 WIB
Amankah Pantai dan Air Laut saat Pandemi Corona Covid-19?
Ilustrasi pantai (Pixabay 12019)

Suara.com - Pantai, danau, hingga kolam masih menjadi pertanyaan mengenai kemungkinannya dalam terkontaminasi virus corona Covid-19.

Dilansir dari WebMD, Kimberly Prather, PhD, direktur NSF Center for Aerosol Impacts on Chemistry of the Environment, mengatakan ada kemungkinan kecil bahwa di daerah-daerah di mana air laut bercampur dengan air limbah yang tidak diolah bisa terkontaminasi oleh virus.

"Gelombang ombak bisa mengaerosolisasi dan angin bisa membawanya kembali ke pantai. Ketika limbah mentah mencapai lautan, pantai-pantai terdekat harus ditutup untuk para perenang," kata Prather pada WebMD.

Masih dilansir dari WebMD, virus corona telah ditemukan dalam tinja yang dapat berakhir di saluran air limbah yang tidak diolah.

Para peneliti sendiri telah menemukan bahwa bakteri di dalam air dapat menyebabkan lebih dari 90 juta kasus gastrointestinal, pernapasan, telinga, penyakit mata, dan penyakit terkait kulit.

"Jadi mungkin saja ada virus corona di air laut yang dekat limpasan air limbah," kata Charles Gerba, PhD, profesor mikrobiologi dan imunologi di University of Arizona.

Charles Gerba telah mempelajari virus corona dalam air dan menemukan virus tersebut dapat bertahan hidup selama 2 hingga 3 hari di air. Tetapi masih belum jelas apakah virus corona dalam tinja bisa menular.

Pantai Apparalang di Bulukumba, Sulawesi Selatan. (Instagram/@alxis_gudlife)
Pantai Apparalang di Bulukumba, Sulawesi Selatan. (Instagram/@alxis_gudlife)

"Saya akan lebih khawatir tentang hepatitis saat berenang di pembuangan limbah itu risiko yang jauh lebih besar daripada virus corona ditularkan melalui air," tambahnya.

Prather juga mengatakan dia lebih khawatir terhadap kondisi pantai yang berangin daripada virus di air itu sendiri.

baca juga

"Kekhawatiran saya adalah bahwa di pantai yang berangin itu membuat jarak sosial sejauh 6 kaki menjadi tidak cukup," kata Prather.

"Jika seseorang terinfeksi dan tidak mengetahuinya, ada kemungkinan mereka akan menghembuskan aerosol, kemudian tetesan liur yang dapat melompat lebih jauh karena angin pantai," tambahnya.

Dengan kata lain, di pantai kekhawatiran Anda mungkin bukan tentang air, tetapi orang lain. Jika Anda akan berjalan-jalan atau berolahraga di sepanjang garis pantai, Anda harus berusaha menjaga jarak fisik lebih dari biasanya.

Ilustrasi kolam renang. (Unsplash/ Joe Calata)
Ilustrasi kolam renang. (Unsplash/ Joe Calata)

Sementara itu, menurut Gerba, berenang di air tawar masih tergolong aman.

"Berenang di air tawar sama amannya, selama kolam renang dirawat dengan baik, klorin pembersih kolam akan membunuh virus apa saja," kata Gerba.

Meskipun virus corona bisa bertahan di air, Gerba menegaskan bahwa virus di air belum tentu menularkan pada manusia.

"Kami tidak memiliki bukti bahwa itu ditularkan melalui air," kata Gerba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Covid-19 dengan Flu, Pilek dan Alergi

Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Covid-19 dengan Flu, Pilek dan Alergi

Health | Senin, 13 April 2020 | 17:15 WIB

Klaim Sudah Distribusikan 800 Ribu APD, Pemerintah: Agar Tim Medis Tenang

Klaim Sudah Distribusikan 800 Ribu APD, Pemerintah: Agar Tim Medis Tenang

News | Senin, 13 April 2020 | 17:15 WIB

Imbas Virus Corona, 9 Pasangan di Gunungkidul Terpaksa Tunda Akad Nikah

Imbas Virus Corona, 9 Pasangan di Gunungkidul Terpaksa Tunda Akad Nikah

Jogja | Senin, 13 April 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×