WHO: Virus Corona Sepuluh Kali Lebih Mematikan daripada Flu Babi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 14 April 2020 | 13:56 WIB
WHO: Virus Corona Sepuluh Kali Lebih Mematikan daripada Flu Babi
Novel Coronavirus (nCoV) (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, bahwa wabah Covid-19 sepuluh kali lebih mematikan daripada pandemi flu babi tahun 2009.

Melansir dari Independent, pandemi flu babi yang terjadi antara Januari 2009 hingga Agustus 2010, memperlihatkan lebih dari 1,6 juta kasus yang dikonfirmasi. Sementara kematian mencapai 18.449 orang.

“Kami tahu bahwa Covid-19 menyebar dengan cepat dan kami tahu itu mematikan, sepuluh kali lebih mematikan daripada pandemi flu 2009. Kita tahu bahwa virus dapat menyebar dengan lebih mudah di lingkungan yang ramai," kata petinggi WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Kita tahu bahwa penemuan, pengujian, isolasi, perawatan kasus di awal untuk setiap kasus, dan melacak setiap kontak sangat penting untuk menghentikan transmisi," tambahnya.

Pandemi virus flu babi (H1N1). [Sai Aung MAIN / AFP]
Pandemi virus flu babi (H1N1). [Sai Aung MAIN / AFP]

Menurut Ghebreyesus, penyataan yang ia ungkapkan berdasarkan berbagai penelitian yang sudah dilakukan pihak WHO.

"Kita hanya bisa mengatakan apa yang kita ketahui dan kita hanya bisa bertindak berdasarkan apa yang kita ketahui," kata Ghebreyesus.

“Bukti dari beberapa negara memberi kita gambaran yang lebih jelas tentang virus ini, bagaimana perilakunya, bagaimana menghentikannya dan bagaimana mengobatinya," tambahnya.

Selain mematikan, peningkatan kasus infeksi virus corona juga selalu naik di berbagai negara.

“Kami tahu bahwa di beberapa negara kasus meningkat dua kali lipat setiap tiga hingga empat hari. Namun sementara Covid-19 berakselerasi sangat cepat, ia melambat jauh lebih lambat," kata Ghebreyesus.

baca juga

Oleh karena itu, Ghebreyesus meminta pemerintah di negara masing-masing untuk memperlambat keputusan membuka lockdown atau melonggarkan kontrol terhadap warga.

“Dengan kata lain, jalan turun jauh lebih lambat daripada naik. Itu berarti langkah-langkah kontrol harus diangkat perlahan-lahan dan dengan kontrol,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabupaten Karanganyar Baru Tetapkan KLB Virus Corona, Ini Alasannya

Kabupaten Karanganyar Baru Tetapkan KLB Virus Corona, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Selasa, 14 April 2020 | 13:21 WIB

Vibrator, Cybersex, dan Onani: Cerita Cinta 5 Orang di Tengah Wabah Corona

Vibrator, Cybersex, dan Onani: Cerita Cinta 5 Orang di Tengah Wabah Corona

News | Selasa, 14 April 2020 | 13:21 WIB

Update Pasien Corona RSD Wisma Atlet: 394 Positif, 135 PDP dan 47 ODP

Update Pasien Corona RSD Wisma Atlet: 394 Positif, 135 PDP dan 47 ODP

News | Selasa, 14 April 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

×