Klaim Bahaya untuk Jantung, Brasil Setop Riset Klorokuin untuk Obat Corona

M. Reza Sulaiman

Kamis, 16 April 2020 | 13:43 WIB
Klaim Bahaya untuk Jantung, Brasil Setop Riset Klorokuin untuk Obat Corona
Klorokuin fosfat (chloroquine phosphate) merupakan senyawa sintetis (kimiawi) yang memiliki struktur sama dengan quinine sulfate. (Shutterstock)

Suara.com - Klaim Bahaya untuk Jantung, Brasil Setop Riset Klorokuin untuk Obat Corona

Harapan menjadikan klorokuin sebagai obat virus Corona Covid-19 semakin meragukan. Sebab, ilmuwan di Brasil menghentikan riset terkait klorokuin karena dinilai memiliki efek samping berat dan membahayakan.

Dilansir DW, riset klorokuin dan hidroksiklorokuin dipromosikan habis-habisan oleh presiden AS Donald Trump. Namun temuan ilmuwan Brasil menyebut, ada risiko masalah detak jantung pada 25 persen pasien corona yang diberikan klorokuin.

Potensi efek samping serius klorokuin atau obat anti malaria jenis baru hidroksiklorokuin sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Obat ini antara lain bisa memicu masalah detak jantung yang bisa berakibat kematian mendadak.

Riset yang dilakukan di kota Manaus di kawasan Amazonia itu melibatkan 440 pasien Covid-19 yang kondisinya parah. Riset dilakukan dengan membagi pasien dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberi dua dosis klorokuin 600 miligram per hari. Sementara kelompok kedua diberi 450 miligram klorokuin dua kali sehari di hari pertama, kemudian dikurangi hanya sekali sehari dalam 4 hari berikutnya.

Sebanyak 81 pasien virus corona yang diberi klorokuin dalam dosis 600 miligram dua kali sehari selama 10 hari, menunjukkan gejala masalah gangguan ritme jantung. Dan menunjukkan gejala lain, risiko kematian lebih besar di kalangan pasien dalam kelompok ini. Para ilmuwan langsung menghentikan ujicoba.

Infografis Avigan obat Corona. (Dok. Suara.com)
Infografis Avigan dan klorokuin obat Corona. (Dok. Suara.com)

Pada kelompok pasien yang diberi klorokuin dalam dosis 450 miligram dua kali sehari di hari pertama, dan satu dosis selama empat hari berikutnya gejala gangguan jantung ini tidak muncul. Dosis ini digunakan dalam sejumlah riset termasuk studi kecil yang digelar di Amerika Serikat.

Disebutkan, masih terlalu dini untuk membuktikan apakah pengobatan dengan klorokuin ini efektif dan aman. Sejauh ini riset di Brasil tersebut tidak memiliki kelompok pembanding yang samasekali tidak diberi pengobatan klorokuin.

Dilaporkan, dari hasil riset itu, hanya satu pasien yang diobati, tidak lagi menunjukkan jejak virus saat dilakukan test swab dari saluran pernapasannya. Hasil penelitian ilmuwan Brasil itu sudah diunggah ke situs web para peneliti, akan tetapi belum dikaji oleh ilmuwan lainnya.

baca juga

Dalam semua ujicoba itu, pasien juga diberi kombinasi dua jenis antibiotika, ceftriaxone dan azithromycin. Diketahui antibiotika jenis azithromycin juga bisa memiliki efek saming pada jantung. Presiden Trump sebelumnya menonjolkan kombinasi hidroksiklorokuin-azithromycin.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro langsung menyitirnya dan menonjolkan keunggulan kombinasi hidroksiklorokuin-azithromycin tanpa menunjukkan bukti ilmiah apapun. Bolsonaro mengatakan “mendengar“ laporan mengenai efektifitas 100% jika dosisnya tepat.

Presiden Brasil juga langsung memerintahkan pembebasan bea impor untuk obat anti malaria itu. Ia juga telah memerintahkan laboratorium militer untuk menggenjot produksi klorokuin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tofacitinib Disebut Berpotensi Jadi Obat Corona Covid-19, Apa Itu?

Tofacitinib Disebut Berpotensi Jadi Obat Corona Covid-19, Apa Itu?

Health | Kamis, 16 April 2020 | 07:40 WIB

Diam-diam, Indonesia Beli Bahan Baku Obat untuk Virus Corona dari India

Diam-diam, Indonesia Beli Bahan Baku Obat untuk Virus Corona dari India

Bisnis | Rabu, 15 April 2020 | 16:59 WIB

Bermasalah, Studi Klorokuin untuk Covid-19 Dihentikan Lebih Awal di Brasil

Bermasalah, Studi Klorokuin untuk Covid-19 Dihentikan Lebih Awal di Brasil

Health | Selasa, 14 April 2020 | 11:34 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:59 WIB

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

×