Bahaya Klorokuin, Hidroksiklorokuin dan Azitromisin untuk Obat Covid-19

Yasinta Rahmawati
Bahaya Klorokuin, Hidroksiklorokuin dan Azitromisin untuk Obat Covid-19
Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)

"Inilah sebabnya mengapa kita membutuhkan basis bukti yang lebih baik sebelum secara rutin menggunakan obat ini untuk mengobati pasien dengan corona Covid-19," jelas peneliti.

Suara.com - Klorokuin, hidroksiklorokuin dan azitromisin kini digunakan sebagai obat Covid-19. Namun demikian, peneliti mengungkap terdapat bukti yang lemah untuk keefektifannya, dan dokter serta pasien harus waspada terhadap kemungkinan efek samping serius obat.

Demikian kata sebuah ulasan dalam Canadian Medical Association Journal.

"Dokter dan pasien harus mewaspadai beberapa efek samping yang jarang tetapi berpotensi mengancam jiwa dari klorokuin dan hidroksi klorokuin," kata Dr. David Juurlink, Divisi Farmakologi dan Toksikologi Klinis, Pusat Ilmu Kesehatan Sunnybrook, dan ilmuwan senior di ICES, dilansir dari Medical Express.

Efek samping potensial obat di atas meliputi:

  • Aritmia jantung
  • Hipoglikemia
  • Efek neuropsikiatri, seperti agitasi, kebingungan, halusinasi, dan paranoia
  • Interaksi dengan obat lain
  • Variabilitas metabolik (beberapa orang memetabolisme klorokuin dan hydroxychloroquine dengan buruk dan sebagian kecil memetabolisme mereka dengan cepat, yang mempengaruhi respons terhadap pengobatan)
  • Overdosis (klorokuin dan hidroksi klorokuin sangat beracun dalam overdosis dan dapat menyebabkan kejang, koma, dan henti jantung )
  • Kekurangan obat (pasien dengan gangguan autoimun seperti rheumatoid arthritis, lupus dan penyakit kronis lainnya, yang menggunakan hidroksi klorokuin untuk mengobati kondisi ini dapat mengalami masalah dalam mengakses obat ini)
    Sejenis klorokuin yang digunakan sebagai bagian dari pengobatan pasien Covid-19 di Prancis pada Februari 2020. [AFP/Gerard Julien]
    Sejenis klorokuin yang digunakan sebagai bagian dari pengobatan pasien Covid-19 di Prancis pada Februari 2020. [AFP/Gerard Julien]

Tinjauan ini merangkum rendahnya kualitas bukti yang menunjukkan bahwa perawatan ini mungkin bermanfaat pada pasien corona Covid-19. Sekaligus memperingatkan bahwa ada kemungkinan perawatan dengan obat ini dapat memperburuk penyakit.

"Meskipun ada optimisme (dalam beberapa, bahkan antusiasme) untuk potensi klorokuin atau hidroksi klorokuin dalam pengobatan Covid-19, sedikit pertimbangan telah diberikan pada kemungkinan bahwa obat-obatan tersebut dapat secara negatif memengaruhi perjalanan penyakit," kata Dr. Juurlink.

"Inilah sebabnya mengapa kita membutuhkan basis bukti yang lebih baik sebelum secara rutin menggunakan obat ini untuk mengobati pasien dengan corona Covid-19," jelasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS