Ilmuwan Klaim Anjing Liar Pemakan Kelelawar Picu Penularan Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 17 April 2020 | 16:20 WIB
Ilmuwan Klaim Anjing Liar Pemakan Kelelawar Picu Penularan Corona Covid-19
Ilustrasi anjing liar. [shutterstock]

Suara.com - Asal mula penyebaran virus corona atau Covid-19 hingga kini masih terus dicari tah, tapi menurut sebuah penelitian, Corona Covid-19 ditularkan ke manusia oleh anjing liar yang makan kelelawar.

Seorang ahli bilogi di Kanada mengklaim bahwa penyakit ini mungkin telah berevolusi dengan cepat di usus anjing yang mengonsumsi kelelawar yang membawa coronavirus. Demikian seperti dilansir dari The Independet, Jumat (17/4/2020)

Penelitian ini adalah yang terbaru dari serangkaian teori yang diajukan oleh para ilmuwan yang menyelidiki asal virus, yang telah menyebar di seluruh dunia.

Seperti diketahui hingga kini virus itu telah menginfeksi dua juta orang sejak kasus pertama dilaporkan pada Desember.

Kelelawar vampir (Shutterstock)
Illustrasi Kelelawar. (Shutterstock)

Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, secara luas diyakini oleh ahli virologi berasal dari kelelawar yang diketahui mengandung coronavirus sebelum ditularkan ke manusia melalui hewan lain. Sebelumnya, ular dan trenggiling telah diusulkan sebagai inang perantara penularan ke manusia.

Teori ini sekarang telah diperdebatkan oleh Xuhua Xia, seorang profesor biologi di Universitas Ottawa yang memeriksa lebih dari 1.250 genom dari keluarga virus corona yang sama dengan Sars-CoV-2.

Prof Xia, yang berspesialisasi dalam menggunakan data untuk mempelajari evolusi molekuler gen, menyimpulkan bahwa strain virus yang diisolasi dalam ular dan trenggiling menyimpang terlalu jauh dari Sars-CoV-2. Sehingga hewan-hewan itu menjadi mata rantai yang hilang dalam perjalanan penyakit dari kelelawar ke manusia.

"Pengamatan kami telah memungkinkan pembentukan hipotesis baru untuk asal dan transmisi awal Sars-CoV-2," katanya.

“Nenek moyang Sars-CoV-2 dan kerabat terdekatnya, kelelawar koronavirus, menginfeksi usus canid (anjing), kemungkinan besar menghasilkan evolusi virus yang cepat dalam canid (anjing) dan lompatannya ke manusia.

baca juga

Oleh karena itu ia menarankan pentingnya pemantauan coronavirus seperti-Sars pada anjing liar dalam perang melawan Sars-CoV-2. Namun, seorang ilmuwan yang tidak terlibat dalam penelitian ini sangat mengkritik makalah ini.

Profesor James Wood, kepala departemen Kedokteran Hewan dan seorang peneliti dalam dinamika infeksi di Universitas Cambridge, mengatakan sulit untuk memahami hipotesis dari penelitian tersebut.

“Ada terlalu banyak inferensi dan terlalu sedikit data langsung. Saya tidak melihat apa pun dalam makalah ini untuk mendukung anggapan ini dan saya khawatir bahwa makalah ini telah diterbitkan dalam jurnal ini.

"Saya tidak percaya bahwa setiap pemilik anjing harus khawatir karena makalah ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Akan Kerahkan Anjing untuk Deteksi Covid-19

Inggris Akan Kerahkan Anjing untuk Deteksi Covid-19

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 09:57 WIB

Temuan Peneliti, Ternyata Ada 6 Virus Corona Baru di Tubuh Kelelawar

Temuan Peneliti, Ternyata Ada 6 Virus Corona Baru di Tubuh Kelelawar

Health | Kamis, 16 April 2020 | 13:58 WIB

Bukan Kelelawar, Peneliti Sebut Virus Corona Bisa Saja Berasal dari Ular

Bukan Kelelawar, Peneliti Sebut Virus Corona Bisa Saja Berasal dari Ular

Health | Kamis, 09 April 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:37 WIB

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:31 WIB

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:22 WIB

×