Array

Bukan Kelelawar, Peneliti Sebut Virus Corona Bisa Saja Berasal dari Ular

Kamis, 09 April 2020 | 13:45 WIB
Bukan Kelelawar, Peneliti Sebut Virus Corona Bisa Saja Berasal dari Ular
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Suara.com - Awal novel virus corona Covid-19 menyebar, para peneliti meyakini bahwa wabah dimuai dari makanan laut atau pasar basah atau seafood di Wuhan, China. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, virus yang menyebabkan Covid-19 awalnya ditularkan melalui hewan ke manusia.

Melansir dari Health, sayangnya asumsi awal tidak bisa menjadi rujukan sepenuhnya. Hal ini disebabkan karena sejumlah besar orang yang terinfeksi tidak pernah berhubungan dengan pasar basah.

Meskipun begitu, masih ada kemungkinan yang menunjukkan infeksi memang berasal dari pasar di Wuhan, China dan menular dari orang ke orang.

Pada Journal of Medical Virology, para peneliti mempelajari kode genetik 2019-nCoV dan menemukan bahwa virus terkait paling dekat dengan dua sampel virus corona seperti SARS. 

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa virus penyebab Covid-19 bisa berhubungan dengan kelelawar. Tetapi ketika para peneliti melihat lebih dalam, mereka menemukan bahwa kode protein 2019-nCoV paling mirip dengan yang protein pada ular.

Pasar ikan Huanan, Wuhan (DW Indonesia)
Pasar ikan Huanan, Wuhan (DW Indonesia)

Alasan yang paling mungkin, menurut artikel sebuah penelitian, ular sering berburu kelelawar di alam liar. Sementara ular dijual di pasar makanan laut di Wuhan.

Para peneliti menyatakan, ada kemungkinan virus corona mungkin telah melompat dari kelelawar ke ular.

Dari ular kemudian menjadi wabah karena menular pada manusia. Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut tentang teori tersebut perlu dilakukan.

Secara keseluruhan, asal mula virus corona masih dipenuhi dengan perkembangan penelitian. Tetapi menurut sebagian besar laporan, ada kemungkinan keliru ketika kelelawar dijadikan sebagai masalah utama.

Baca Juga: Teh Panas atau Es Teh, Mana yang Lebih Bermanfaat Untuk Kesehatan?

Dilansir dari Health, rumor kelelawar yang dijual di pasar Wuhan tidaklah benar dan bisa menimbulkan Xenophobia. Selain itu, Health juga menegaskan bahwa informasi di atas adalah akurat namun bisa berubah sewaktu-waktu bersamaan dengan penilitian yang berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI