Terungkap, Mengapa Covid-19 Lebih Mematikan pada Pria Ketimbang Wanita

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 18 April 2020 | 16:17 WIB
Terungkap, Mengapa Covid-19 Lebih Mematikan pada Pria Ketimbang Wanita
Ilustrasi pria sakit. (Unsplash/christopher lemercier)

Suara.com - Seperti dilaporkan sebelumnya, data menunjukkan bahwa kasus infeksi virus corona Covid-19 lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Bahkan biasanya memiliki gejala lebih parah dan mematikan.

Para peneliti di Montefiore Health System dan Fakultas Kedokteran Albert Einstein, bekerja sama dengan Rumah Sakit Kasturba untuk Penyakit Menular di Mumbai, India, mungkin telah memecahkan misteri mengapa hal itu bisa terjadi.

Dilansir dari Medical Daily, para ilmuwan mengungkapkan mengapa pria yang terinfeksi virus corona umumnya menunjukkan gejala yang lebih parah. Bahkan pria lebih mungkin meninggal karena Covid-19 dibandingkan wanita.

Informasi menunjukkan bahwa pria membersihkan virus dari tubuh mereka lebih lambat daripada wanita karena "reservoir" yang hanya dimiliki pria untuk virus corona.

"Studi Covid-19 di seluruh dunia secara konsisten menunjukkan insiden yang lebih tinggi dan tingkat keparahan penyakit yang lebih besar pada pria dibandingkan dengan wanita," kata Aditi Shastri, MD, asisten profesor kedokteran di Einstein dan penulis utama studi Montefiore-Einstein.

Ilustrasi pria. (Pixabay)
Ilustrasi pria. (Pixabay)

"Studi kolaboratif kami menemukan bahwa pria memiliki lebih banyak kesulitan membersihkan virus corona setelah infeksi, yang dapat menjelaskan masalah mereka yang lebih serius dengan penyakit Covid-19," lanjutnya.

Menurut MedRxiv , sebuah situs web yang dibuat oleh Cold Spring Harbor Laboratory untuk membuat penelitian cepat tersedia bagi komunitas ilmiah sebelum menjalani proses peer-review yang biasa, analisis melibatkan 68 orang dengan gejala Covid-19 yang diperiksa di Rumah Sakit Kasturba di India untuk Infeksi Penyakit, di Mumbai.

Setelah para peneliti melanjutkan untuk melakukan swab pada 48 pria dan 20 wanita untuk mengkonfirmasi infeksi aktif, individu-individu tersebut diuji ulang dengan swab serial hingga tes berubah negatif, menunjukkan waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan virus corona.

Menurut para peneliti, perempuan membersihkan virus secara signifikan lebih awal daripada laki-laki, yakni "median empat hari untuk wanita vs enam hari untuk pria."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bill Gates Kambing Hitam Utama Covid-19 dari Pendukung Teori Konspirasi

Bill Gates Kambing Hitam Utama Covid-19 dari Pendukung Teori Konspirasi

Tekno | Sabtu, 18 April 2020 | 16:09 WIB

Fatwa MUI Sumut: Tetap Boleh Salat Jemaah di Masjid, Tapi Hanya Lelaki

Fatwa MUI Sumut: Tetap Boleh Salat Jemaah di Masjid, Tapi Hanya Lelaki

News | Sabtu, 18 April 2020 | 16:03 WIB

Pemakaman Jenazah Pasien Positif Covid-19 di Padang Terlantar 10 Jam

Pemakaman Jenazah Pasien Positif Covid-19 di Padang Terlantar 10 Jam

News | Sabtu, 18 April 2020 | 15:56 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×