CDC Peringatkan Datangnya Gelombang Kedua Covid-19 di Musim Dingin

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 22 April 2020 | 12:50 WIB
CDC Peringatkan Datangnya Gelombang Kedua Covid-19 di Musim Dingin
Penanganan pasien covid-19 di Amerika Serikat (VOA Indonesia)

Suara.com - Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan, bahwa gelombang kedua Covid-19 di AS dapat muncul di musim dingin.

Melansir dari CNN, wabah virus corona kedua bisa muncul di musim dingin bersamaan dengan musim flu yang dapat membuat krisis sistem kesehatan.

"Ada kemungkinan bahwa serangan virus pada bangsa kita pada musim dingin tahun depan sebenarnya akan lebih sulit daripada yang baru saja kita lalui," kata Direktur CDC Robert Redfield dalam sebuah artikel yang diterbitkan Selasa (21/4/2020).

"Dan ketika saya mengatakan ini kepada orang lain, mereka agak memalingkan kepala, mereka tidak mengerti apa yang saya maksud, kita akan mengalami epidemi flu dan virus corona pada saat yang sama," tambahnya.

Meskipun ada suntikan untuk membantu mencegah dan megobatinya, flu musiman tetap menjadi infeksi yang mematikan.

Menurut CDC, flu musiman telah berlangsung sejak September dan sementara aktivitas flu sekarang dianggap rendah, namun menewaskan sedikitnya 168 anak-anak. Sementara tahun lalu, flu menewaskan sedikitnya 34.200 orang Amerika.

Oleh karena itu, apabila flu dan virus corona terjadi dalam satu waktu, rumah sakit akan mengalami keadaan yang lebih buruk.

New York, Amerika Serikat. (Anadolu Agency)
New York, Amerika Serikat. (Anadolu Agency)

Koordinator gugus tugas virus corona Gedung Putih Dr. Deborah Birx ditanyai saat pengarahan berita hari Selasa (21/4/2020) tentang komentar Redfield.

"Kami sangat jelas dalam pedoman yang kami yakin dapat memantau, sekali lagi memantau masyarakat di tingkat masyarakat dengan menggunakan penyakit seperti influenza," kata Birx.

Mereka menambahkan bahwa pemerintah bekerja untuk membangun kapasitas pengujian.

"Saya tidak tahu apakah itu akan lebih buruk, saya pikir ini sudah sangat buruk. Ketika Anda melihat apa yang terjadi di New York, itu sangat buruk. Saya percaya bahwa kita akan memiliki sinyal peringatan dini baik dari pengawasan," tambahnya pada CNN.

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

"Kita akan melanjutkan pengawasan itu dari sekarang sampai tuntas untuk dapat memberi kita sinyal peringatan dini itu," ujar Birx.

Komentar Redfield datang ketika beberapa gubernur berusaha untuk membuka kembali sebagian ekonomi negara-negara mereka dengan melonggarkan beberapa pembatasan.

Para pengunjuk rasa telah muncul di berbagai negara bagian menentang perintah negara bagiam yang  mematuhi pedoman federal.

Dilansir dari CNN, Presiden Donald J. Trump meluncurkan panduan pekan lalu untuk membantu negara melonggarkan batasan sosial mereka, Redfield menyerukan pejabat negara untuk menghabiskan beberapa bulan ke depan mempersiapkan fase berikutnya.

Menurut Redfielf, pemerintah mesih perlu menegaskan jarak sosial dan meningkatkan pengujian serta pelacakan kontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Sarah Shahab, Pesinetron Jadi Dokter Tangani Pasien Corona

5 Fakta Sarah Shahab, Pesinetron Jadi Dokter Tangani Pasien Corona

Entertainment | Rabu, 22 April 2020 | 12:25 WIB

Ini Isi Kepgub Anies Soal Bansos PSBB, TNI dan PNS Masuk Daftar Penerima

Ini Isi Kepgub Anies Soal Bansos PSBB, TNI dan PNS Masuk Daftar Penerima

News | Rabu, 22 April 2020 | 12:22 WIB

Pasien Corona Covid-19 dengan Masalah Pencernaan Berisiko Meninggal

Pasien Corona Covid-19 dengan Masalah Pencernaan Berisiko Meninggal

Health | Rabu, 22 April 2020 | 12:27 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB