Duh, Pemerintah Indonesia Sulit Dapat Reagen Untuk Tes Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 23 April 2020 | 19:30 WIB
Duh, Pemerintah Indonesia Sulit Dapat Reagen Untuk Tes Corona Covid-19
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Capture Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Duh, Pemerintah Indonesia Sulit Dapat Reagen Untuk Tes Corona Covid-19

Juru bicara pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengakui jika pemerintah kesulitan mendapatkan alat kit atau reagen untuk pemeriksaan virus corona atau Covid-19. Pasalnya alat ini sedang dicari dan dibutuhkan banyak negara.

"Seperti kita maklumi dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, maka semua negara di dunia yang terdampak Covid-19 membutuhkan reagen ini. Sementara dihadapkan pada kapasitas produksi, reagen ini yang terbatas," ujar Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis, (23/4/2020).

Petugas mengatur sampel - sampel darah peserta Rapid Test di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (20/4). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas mengatur sampel - sampel darah peserta Rapid Test di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (20/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

Karena kondisi tersebut, hanya ada 43 laboratorium berkapasitas Biosafety Level (BSL) II yang bisa beroperasi. Padahal ada 47 laboratorium bisa memeriksa virus corona.

Reagen ini harus didatangkan dari luar negeri. Sehingga gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 berusaha maksimal memburu reagen dari berbagai negara yang memproduksi. Beruntung kini pemerintah sudah mendapatkannya dari Korea Selatan.

"Secara bertahap dan secara berkelanjutan untuk mendapatkan reagen dalam rangka memenuhi kebutuhan. Pada tanggal 16 April kita sudah mendapatkan 10.000 tes. Pada tanggal 19 April 50.000 test. Pada tanggal 21 April 12.300 tes dan hari ini akan kita dapatkan lagi 15.000 tes yang saat ini sedang dalam penerbangan dari Korea Selatan ke Jakarta kita berharap malam ini sudah tiba," jelas Yurianto.

Rencananya pada 24 April akan ada 400.000 reagen kembali yang akan diterima. Reagen ini akan segera didistribusikan ke seluruh laboratorium BSL II yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Sehingga pengujian sampel secara masif bisa kita lakukan. Sehingga pasien dalam pengawasan yang saat ini dirawat di berbagai Rumah Sakit bisa segera kita periksa. Termasuk pasien konfirmasi positif yang sedang dirawat bisa segera kita ikuti perkembangan laboratoriumnya," tutupnya.

Hingga 23 April 2020, ada sebanyak 195.948 orang dalam pemantauan (ODP) dan sebanyak 18.283 pasien dalam pengawasan (PDP) di Indonesia.

baca juga

Sementara itu, hari ini sudah ada sebanyak 59.935 spesimen atau sampel yang diperiksa dari 48.647 orang. Dari pemeriksaan itu didapati sebanyak 7.775 orang dinyatakan positif.

Beruntung sudah ada 960 orang sudah dinyatakan sembuh. Lagi-lagi disayangkan sebanyak 647 orang terpaksa harus meninggal dunia karena Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona Update 23 April: Tambah 357 Kasus Positif, Total Pasien 7.775 Orang

Corona Update 23 April: Tambah 357 Kasus Positif, Total Pasien 7.775 Orang

News | Kamis, 23 April 2020 | 16:05 WIB

Update Corona Covid-19 Global 23 April 2020: Kasus Tembus 2,5 Juta Lebih

Update Corona Covid-19 Global 23 April 2020: Kasus Tembus 2,5 Juta Lebih

Health | Kamis, 23 April 2020 | 09:22 WIB

Kehabisan Reagen, Beberapa Laboratorium Stop Lakukan Pemeriksaan Covid-19

Kehabisan Reagen, Beberapa Laboratorium Stop Lakukan Pemeriksaan Covid-19

Health | Selasa, 21 April 2020 | 17:24 WIB

Terkini

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:17 WIB

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sumbar | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

Toyota Recall 176 Ribu Kendaraan di China Imbas Masalah Teknis

Toyota Recall 176 Ribu Kendaraan di China Imbas Masalah Teknis

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 15:05 WIB

Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap

Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 15:03 WIB

Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata

Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:00 WIB

×