4 Hal Penting Mengenai Diet Karnivora yang Perlu Anda Ketahui

Arsito Hidayatullah

Kamis, 23 April 2020 | 20:10 WIB
4 Hal Penting Mengenai Diet Karnivora yang Perlu Anda Ketahui
Ilustrasi diet karnivora. Bahan daging yang dimasak dengan teknik barbeque. (Shutterstock)

Namun, cara kerja diet karnivora untuk mengurangi gangguan dan keluhan psikis tersebut belum diketahui dengan pasti. Selain itu, efektivitas dari diet karnivora juga bisa saja berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

Risiko dari Diet Karnivora

Meskipun mampu menurunkan berat badan dan risiko depresi, namun diet karnivora juga menyebabkan beberapa risiko gangguan kesehatan. Jadi, Anda perlu mengetahui risiko ini agar nantinya siap ketika akan memulai diet karnivora.

Selain itu, mengetahui risiko ini juga penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama melakukan diet karnivora. Berikut ini beberapa risiko gangguan kesehatan akibat diet karnivora:

1. Sembelit

Diet karnivora merupakan metode diet yang cukup unik, di mana kita disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan dari tumbuhan, seperti buah dan sayur. Padahal diketahui bahwa makanan dari tumbuhan memiliki kandungan serat tinggi, yang berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan dan melancarkan buang air besar atau BAB.

Karena kurangnya konsumsi serat dari sayuran dan buah tersebut, maka diet karnivora bisa meningkatkan risiko sembelit. Hal tersebut tentu saja akan mengganggu kesehatan jika terjadi secara terus-menerus, karena BAB sangat penting untuk membuang sisa makanan yang tidak tercerna dari dalam tubuh.

2. Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Tidak hanya sembelit, diet karnivora ternyata juga bisa meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini karena orang yang melakukan diet karnivora diharuskan untuk mengonsumsi makanan berbahan dasar daging yang tentu saja memiliki kandungan kolesterol dan lemak jenuh.

baca juga

Kandungan lemak jenuh tersebut ternyata mampu meningkatkan kadar lemak jahat atau LDL. LDL itulah yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada sistem kardiovaskular.

Selain itu, Anda yang melakukan diet karnivora juga memiliki risiko tinggi untuk mengonsumsi daging olahan dengan kandungan garam atau sodium. Makanan dengan kandungan sodium yang tinggi bisa meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Pahami Dulu Aturannya sebelum Mencoba

Itulah beberapa informasi penting mengenai manfaat dan risiko diet karnivora yang harus diketahui sebelum menjalankannya. Yang jelas, meski diet karnivora memiliki beberapa manfaat, tapi belum ada riset yang menguji efektivitasnya. Jadi akan lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu sebelum menjalankan diet karnivora.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Selain Jaga Kinerja Jantung, Ini 5 Manfaat Lain Bayam Hijau untuk Kesehatan

10 Makanan Lezat Ini Bisa Bantu Anda Berhenti Merokok

7 Cara Hemat dan Ekonomis yang Bisa Bikin Paru-paru Sehat

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obesitas Memperparah Covid-19, Jaga Berat Badan agar Tetap Sehat!

Obesitas Memperparah Covid-19, Jaga Berat Badan agar Tetap Sehat!

Health | Selasa, 21 April 2020 | 20:27 WIB

Terungkap, 10 Mitos Diet yang Sebenarnya Nggak Sehat-sehat Amat

Terungkap, 10 Mitos Diet yang Sebenarnya Nggak Sehat-sehat Amat

Health | Selasa, 21 April 2020 | 14:55 WIB

5 Kesalahan yang Membuat Berat Badan Naik saat Puasa Ramadan

5 Kesalahan yang Membuat Berat Badan Naik saat Puasa Ramadan

Health | Selasa, 21 April 2020 | 08:30 WIB

Terkini

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

×