4 Hal Penting Mengenai Diet Karnivora yang Perlu Anda Ketahui

Arsito Hidayatullah

Kamis, 23 April 2020 | 20:10 WIB
4 Hal Penting Mengenai Diet Karnivora yang Perlu Anda Ketahui
Ilustrasi diet karnivora. Bahan daging yang dimasak dengan teknik barbeque. (Shutterstock)

Suara.com - Diet biasa dipahami sebagai sebuah metode yang dilakukan seseorang untuk mengatur asupan makanan dan juga minuman yang dikonsumsinya. Meskipun pengertiannya cukup luas, namun diet pada umumnya dilakukan oleh seseorang yang ingin menurunkan berat badan.

Sejak dulu dan terutama makin banyak berkembang belakangan, diet untuk menurunkan berat badan sudah sangat beragam jenisnya. Dari banyaknya metode diet yang ada, diet karnivora pun belakangan menjadi metode diet yang sedang tren dan banyak disukai masyarakat.

Sesuai namanya, jika menjalankan diet karnivora, maka Anda hanya boleh mengonsumsi makanan dengan bahan dasar daging atau makanan penuh lemak dan protein. Sebaliknya, Anda dilarang untuk memakan makanan dengan karbohidrat tinggi termasuk sayur dan buah.

Namun jika tertarik dengan diet karnivora, Anda harus mengetahui dulu manfaat dan risikonya sebelum mulai menerapkan. Langsung saja, berikut ini merupakan penjelasan mengenai manfaat dan risiko diet karnivora:

Manfaat Menerapkan Diet Karnivora

Setiap metode diet pasti diciptakan untuk memberikan manfaat pada yang menjalankannya, termasuk dengan diet karnivora. Ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan jika menjalani diet karnivora dengan baik. Beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan tersebut di antaranya yaitu:

1. Menurunkan Berat Badan

Berat badan berlebihan hingga obesitas, saat ini menjadi salah satu masalah yang sering dialami oleh banyak orang. Mereka biasanya ingin menurunkan berat badan mencapai angka ideal karena ingin tampil menarik.

Tidak hanya itu saja, menurunkan berat badan bagi penderita obesitas juga penting untuk menjaga kesehatannya. Sama seperti metode diet pada umumnya, diet karnivora juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

baca juga

Metode diet ini mengharuskan Anda untuk puasa mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi seperti kue, permen, biskuit, dan pasta. Diketahui bersama bahwa karbohidrat merupakan salah satu kandungan makanan yang mampu meningkatkan berat badan seseorang, apalagi jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Apabila tidak mengonsumsi karbohidrat dan menggantinya dengan yang lain, maka berat badan bisa turun dengan signifikan.

2. Menurunkan Risiko Depresi

Depresi merupakan gangguan mood atau suasana hati seseorang yang ditandai dengan rasa sedih yang mendalam serta rasa acuh atau tidak peduli. Pada dasarnya, rasa sedih biasa terjadi pada semua orang. Namun rasa sedih pada orang yang mengalami depresi bisa terjadi dalam kurun waktu lama hingga 2 minggu, merasa tidak berharga, hingga merasa putus harapan.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami depresi, misalnya seperti mengalami peristiwa yang memberikan efek trauma, memiliki penyakit kronis yang sulit disembuhkan, memiliki riwayat gangguan mental, dan lain sebagainya. Karena orang yang depresi tidak memiliki semangat hidup, maka kehidupan sehari-hari mereka akan terganggu.

Pada orang-orang tertentu, risiko terjadinya depresi tersebut ternyata bisa dikurangi dengan melakukan diet karnivora. Hal tersebut lantaran diet karnivora diyakini memberikan efek untuk mengurangi keluhan-keluhan serta gejala psikis dari depresi atau kecemasan.

Namun, cara kerja diet karnivora untuk mengurangi gangguan dan keluhan psikis tersebut belum diketahui dengan pasti. Selain itu, efektivitas dari diet karnivora juga bisa saja berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

Risiko dari Diet Karnivora

Meskipun mampu menurunkan berat badan dan risiko depresi, namun diet karnivora juga menyebabkan beberapa risiko gangguan kesehatan. Jadi, Anda perlu mengetahui risiko ini agar nantinya siap ketika akan memulai diet karnivora.

Selain itu, mengetahui risiko ini juga penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama melakukan diet karnivora. Berikut ini beberapa risiko gangguan kesehatan akibat diet karnivora:

1. Sembelit

Diet karnivora merupakan metode diet yang cukup unik, di mana kita disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan dari tumbuhan, seperti buah dan sayur. Padahal diketahui bahwa makanan dari tumbuhan memiliki kandungan serat tinggi, yang berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan dan melancarkan buang air besar atau BAB.

Karena kurangnya konsumsi serat dari sayuran dan buah tersebut, maka diet karnivora bisa meningkatkan risiko sembelit. Hal tersebut tentu saja akan mengganggu kesehatan jika terjadi secara terus-menerus, karena BAB sangat penting untuk membuang sisa makanan yang tidak tercerna dari dalam tubuh.

2. Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Tidak hanya sembelit, diet karnivora ternyata juga bisa meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini karena orang yang melakukan diet karnivora diharuskan untuk mengonsumsi makanan berbahan dasar daging yang tentu saja memiliki kandungan kolesterol dan lemak jenuh.

Kandungan lemak jenuh tersebut ternyata mampu meningkatkan kadar lemak jahat atau LDL. LDL itulah yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada sistem kardiovaskular.

Selain itu, Anda yang melakukan diet karnivora juga memiliki risiko tinggi untuk mengonsumsi daging olahan dengan kandungan garam atau sodium. Makanan dengan kandungan sodium yang tinggi bisa meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Pahami Dulu Aturannya sebelum Mencoba

Itulah beberapa informasi penting mengenai manfaat dan risiko diet karnivora yang harus diketahui sebelum menjalankannya. Yang jelas, meski diet karnivora memiliki beberapa manfaat, tapi belum ada riset yang menguji efektivitasnya. Jadi akan lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu sebelum menjalankan diet karnivora.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Selain Jaga Kinerja Jantung, Ini 5 Manfaat Lain Bayam Hijau untuk Kesehatan

10 Makanan Lezat Ini Bisa Bantu Anda Berhenti Merokok

7 Cara Hemat dan Ekonomis yang Bisa Bikin Paru-paru Sehat

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obesitas Memperparah Covid-19, Jaga Berat Badan agar Tetap Sehat!

Obesitas Memperparah Covid-19, Jaga Berat Badan agar Tetap Sehat!

Health | Selasa, 21 April 2020 | 20:27 WIB

Terungkap, 10 Mitos Diet yang Sebenarnya Nggak Sehat-sehat Amat

Terungkap, 10 Mitos Diet yang Sebenarnya Nggak Sehat-sehat Amat

Health | Selasa, 21 April 2020 | 14:55 WIB

5 Kesalahan yang Membuat Berat Badan Naik saat Puasa Ramadan

5 Kesalahan yang Membuat Berat Badan Naik saat Puasa Ramadan

Health | Selasa, 21 April 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

×