Pesan Makanan Lewat Ojol di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah dari Corona?

Jum'at, 24 April 2020 | 07:45 WIB
Pesan Makanan Lewat Ojol di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah dari Corona?
Ilustrasi Driver Ojol GrabFood. [dok. Grab Indonesia]

Suara.com - Pesan Makanan Lewat Ojol di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah dari Corona?

Ojek online (ojek online) jadi salah satu pekerjaan yang paling terdampak virus corona atau Covid-19. Beberapa aplikasi menghilangkan fitur berkendara sepeda motor, agar para ojol ini tidak membawa penumpang.

Hal ini dilakukan demi mencegah penularan virus semakin meluas di masyarakat. Artinya pemasukan terbesar mereka akan berkurang drastis. Salah satu yang jadi solusi adalah dengan melayani pesan antar makanan.

Tapi amankah memesan makanan lewat ojol di tengah pandemi?  Bagaimana memastikan para ojol ini terlindungi dari virus dan memastikan keamanan di tengah masyarakat?

Ilustrasi Driver Ojol GrabFood. [dok. Grab Indonesia]
Ilustrasi Driver Ojol GrabFood. [dok. Grab Indonesia]

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan pihak grab telah memberikan imbauan dan mengajarkan cara pencegahan agar tidak tertular virus. Seperti cara mengantre dan membersihkan kendaraan dengan disinfektan.

"Mengajarkan cara mengantri, habis ngambil langsung pergi. Ketiga, mengajarkan disinfektasi kendaraan mobil atau motor, sama juga diarahkan mengantri jarak jauh dan tidak berkerumun," ujar Neneng dalam teleconference peluncuran Kampanye #SiapAntarRamadanmu, Kamis (23/4/2020).

Selain itu, dalam memastikan para ojol tidak berkerumun pihak Grab juga menugaskan tim untuk berkeliling dan memberitahu agar tidak berkumpul, lebih dari 5 orang.

"Kalau 5 orang harus jarak aman. Jadi memang edukasi itu enggak bisa sekali jadi harus terus dilakukan," terangnya.

Tidak hanya itu dalam pesan chat antara mitra ojol dan pengguna pihak juga selalu menyisipkan pesan proses pengantaran yang baik, agar kedua belah pihak saling menjaga diri.

Baca Juga: Bisakah Nyamuk Sebarkan Virus Corona Covid-19? WHO Jawab Kekhawatiran Ini

"Setiap hari ada notifikasi untuk senantiasa mengingatkan, karena kepercaayan pemerintah terhadap mitra driver harus selalu dijunjung tinggi," ungkapnya.

Tak henti-hentinya para driver ini juga diingatkan bagaimana jika sampai jatuh sakit akan merugikan diri sendiri dan orang lain. "Kami tidak bosan memberi peringatan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI