Suplemen Makanan Jadi Senjata Penting untuk Melawan Covid-19

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 24 April 2020 | 09:19 WIB
Suplemen Makanan Jadi Senjata Penting untuk Melawan Covid-19
Ilustrasi mengonsumsi suplemen. (Shutterstock)

Suara.com - Suplemen makanan yang mengandung vitamin C, D dan zat gizi mikro lainnya, disebut merupakan cara yang aman, efektif serta murah untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan Covid-19.

Dilansir dari Medical Xpress, temuan ini baru saja diterbitkan di jurnal Nutrients.

Peneliti mengatakan bahwa pejabat kesehatan masyarakat harus mengeluarkan serangkaian rekomendasi nutrisi yang jelas untuk melengkapi peran mencuci tangan dan vaksinasi dalam mencegah penyebaran infeksi Covid-19.

"Di seluruh dunia, infeksi saluran pernapasan akut membunuh lebih dari 2,5 juta orang setiap tahun," kata Gombart, profesor biokimia dan biofisika di OSU College of Science dan peneliti utama di Linus Pauling Institute.

"Sementara itu, ada banyak data yang menunjukkan peran nutrisi yang baik dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Sebagai masyarakat kita perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk menyampaikan pesan itu bersama dengan pesan penting lainnya yang lebih umum," tambahnya.

Ilustrasi suplemen dan vitamin. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen dan vitamin. (Shutterstock)

Katanya, vitamin khusus, mineral dan asam lemak memiliki pekerjaan penting untuk dimainkan dalam membantu sistem kekebalan tubuh. Khususnya vitamin C, vitamin D, seng, dan asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh.

Menurutnya, vitamin C memiliki peran dalam beberapa aspek kekebalan, termasuk pertumbuhan dan fungsi sel-sel kekebalan dan produksi antibodi.

Reseptor vitamin D pada sel-sel kekebalan juga memengaruhi fungsinya. Ini berarti vitamin D sangat memengaruhi respons Anda terhadap infeksi.

"Masalahnya adalah orang-orang tidak makan cukup nutrisi ini. Ini bisa menghancurkan ketahananmu terhadap infeksi. Konsekuensinya, kita akan melihat peningkatan penyakit dan semua beban tambahan yang menyertai peningkatan itu," jelas Gombart.

baca juga

Itu sebabnya para peneliti mendesak tidak hanya multivitamin setiap hari, tetapi dosis 200 miligram atau lebih vitamin C. Dosis yang lebih tinggi dari pedoman yang disarankan, 75 miligram untuk pria dan 50 untuk wanita. Serta 2.000 unit vitamin D internasional tergantung pada usia, lebih banyak daripada 400 hingga 800 yang direkomendasikan.

Gombart menekankan bahwa praktik kesehatan masyarakat saat ini, menekankan jarak sosial, kebersihan dan vaksinasi itu penting dan efektif, tetapi membutuhkan strategi yang saling melengkapi.

Fokus nutrisi pada sistem kekebalan tubuh dapat membantu meminimalkan dampak berbagai jenis infeksi.

"Situasi saat ini dengan Covid-19 dan jumlah orang yang meninggal akibat infeksi pernapasan lainnya memperjelas bahwa kita tidak melakukan cukup," katanya.

"Kami sangat mendorong pejabat kesehatan masyarakat untuk memasukkan strategi nutrisi dalam gudang senjata mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Efek Samping Kelebihan Vitamin C

3 Efek Samping Kelebihan Vitamin C

Video | Rabu, 22 April 2020 | 06:00 WIB

Lawan Covid-19: Vitamin C, Zat Besi dan Kunyit Bisa Perkuat Imunitas Tubuh

Lawan Covid-19: Vitamin C, Zat Besi dan Kunyit Bisa Perkuat Imunitas Tubuh

Health | Sabtu, 11 April 2020 | 12:46 WIB

Cara Lindungi Lansia dari Penularan Virus Corona

Cara Lindungi Lansia dari Penularan Virus Corona

Video | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×