Orang dengan Kondisi Ini Perlu Konsumsi Suplemen Vitamin Saat Puasa

Kamis, 23 April 2020 | 20:15 WIB
Orang dengan Kondisi Ini Perlu Konsumsi Suplemen Vitamin Saat Puasa
Ilustrasi vitamin D. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Orang dengan Kondisi Ini Perlu Konsumsi Suplemen Vitamin Saat Puasa

Bulan Ramadan akan datang sebentar lagi. Berpuasa akan menyehatkan tubuh, namun mengubah kebiasaan makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari bisa membuat tubuh rentan kekurangan vitamin dan mineral.

Menurut Prof Ali Khomsan, Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), untuk memenuhi vitamin dan mineral semasa puasa dengan mengonsumsi suplemen dan multivitamin diperbolehkan.

Terutama jika kita tidak yakin dapat memenuhi vitamin dan mineral tertentu melalui makanan-makanan yang kita asup setiap hari. Multivitamin baik dikonsumsi setelah makan.

"Puasa pasti ada pengurangan asupan gizi, karena biasanya makan tiga kali jadi dua kali. Kalau ada orang yang merasa perlu makan vitamin dan suplemen supaya tetap fit, ya itu silakan aja," kata Prof Ali saat dihubungi Suara.com.

Mengapa penting untuk bisa menambahkan suplemen vitamin dan mineral? Menurut Prof Ali, sesuai anjuran WHO seharusnya kita makan sayur dan buah lima porsi setiap hari atau setara dengan 400 gram.

Terkadang saat berpuasa, kita hanya makan sayur dan buah lebih lengkap saat berbuka ketimbang saat sahur. Sehingga kebutuhan vitamin dan mineral menjadi timpang dan tak terpenuhi.

Oleh karena itu penting untuk memenuhinya dengan mengonsumsi suplemen dan multivitamin.

Ada juga beberapa kondisi yang mengharuskan seseorang mengonsumsi suplemen vitamin, seperti misalnya mereka yang sedang dalam pemulihan sakit. Dalam pemulihan biasanya nafsu makan belum normal, sehingga perlu didukung dengan menambah vitamin dan mineral yang dibutuhkan.

Baca Juga: Cara Unik Bupati Boltim Sosialisasi Bahaya Covid-19 ke Warga

Kemudian, lanjut Prof Ali, adalah para lanjut usia yang mengalami kendala untuk mengonsumsi makanan secara cukup. Misalnya kendala seperti gigi yang sudah tidak lengkap sehingga tidak bisa mengonsumsi makanan secara baik.

Bertambahnya usia juga menjadi salah satu poin penting dalam mengonsumsi vitamin dan mineral. "Kebutuhan vitamin dan mineral itu meningkat dengan seiring bertambahnya usia," lanjutnya.

Misalnya, ketimbang saat anak-anak, kebutuhan vitamin dan mineral orang dewasa akan semakin tinggi. Selain itu peningkatan dalam gizi juga dipengaruhi oleh rentang usia.

"Karena ada pengaruh dari aspek fisiologis, berat badan, tinggi badan, dan sebagainya. Kalau di rata-rata juga ada peningkatannya," tandasnya.  
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI