Vaksin Covid-19 dari Ilmuwan Beijing Berhasil Lindungi Monyet dari Virus

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Jum'at, 24 April 2020 | 21:00 WIB
Vaksin Covid-19 dari Ilmuwan Beijing Berhasil Lindungi Monyet dari Virus
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Untuk pertama kalinya, salah satu dari banyak vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan telah melindungi seekor binatang, kera rhesus, dari infeksi virus corona baru, lapor para ilmuwan.

Peneliti dari Sinovac Biotech, sebuah perusahaan swasta yang berbasis di Beijing, memberikan dua dosis vaksin Covid-19 yang berbeda kepada 8 monyet kera rhesus.

Tiga minggu kemudian, kelompok peneliti memaparkan SARS-CoV-2 ke dalam paru-paru monyet melalui pipa di trakea mereka, dan tidak ada yang mengembangkan infeksi besar-besaran.

Dilansir Science Magazine, monyet-monyet yang diberi dosis vaksin tertinggi memiliki respons terbaik. Tujuh hari setelah hewan menerima virus, para peneliti tidak dapat mendeteksinya di faring atau paru-paru.

Beberapa hewan dengan dosis rendah memiliki 'virus blip' (peningkatan sementara) tetapi juga tampaknya telah mengendalikan infeksi, lapor tim Sinovac dalam sebuah makalah yang terbit pada 19 April di pracetak bioRxiv.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Sebaliknya, empat hewan kontrol mengembangkan tingkat viral load yang tinggi di beberapa bagian tubuh dan pneumonia berat.

"Hasilnya memberi kami banyak kepercayaan bahwa vaksin akan bekerja pada manusia," kata Meng Weining, direktur senior Sinovac untuk urusan pengaturan luar negeri.

“Saya menyukainya,” kata Florian Krammer, seorang ahli virologi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai yang turut menulis laporan status tentang berbagai vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan.

Tetapi, Douglas Reed dari University of Pittsburgh, yang mengembangkan dan menguji vaksin Covid-19 dalam studi monyet, mengatakan jumlah hewan terlalu kecil untuk menghasilkan hasil yang signifikan secara statistik.

baca juga
Ilustrasi vaksin. (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin. (Shutterstock)

Kekhawatiran lain adalah bahwa monyet tidak mengembangkan gejala paling parah, seperti pada manusia.

Para peneliti Sinovac mengakui dalam makalahnya bahwa masih terlalu dini untuk mendefinisikan model hewan terbaik untuk mempelajari SARS-CoV-2, tetapi mencatat bahwa kera rhesus yang tidak divaksinasi dan diberi virus meniru gejala seperti Covid-19.

"Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Reed.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suasana Berbuka Puasa Hari Pertama Ditengah Wabah  Corona

Suasana Berbuka Puasa Hari Pertama Ditengah Wabah Corona

Foto | Jum'at, 24 April 2020 | 19:17 WIB

Tak Gelar Salat Tarawih, Masjid Istiqlal Siarkan Tausiyah Online

Tak Gelar Salat Tarawih, Masjid Istiqlal Siarkan Tausiyah Online

News | Jum'at, 24 April 2020 | 19:12 WIB

PSBB,  Konsumen Mitsubishi Diberi Perpanjangan Garansi dan Servis Gratis

PSBB, Konsumen Mitsubishi Diberi Perpanjangan Garansi dan Servis Gratis

Otomotif | Jum'at, 24 April 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

×