Tak Hanya Orang Dewasa, Karantina Juga Berdampak pada Kesehatan Mental Anak

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 02 Mei 2020 | 15:12 WIB
Tak Hanya Orang Dewasa, Karantina Juga Berdampak pada Kesehatan Mental Anak
Ilustrasi anak marah-marah (Shutterstock)

Suara.com - Karantina tidak hanya berdampak pada kesehatan mental orang dewasa saja, anak-anak pun dapat mengalaminya. Seorang psikolog Karen Gross mengatakan bahwa karantina dapat menyebabkan gejala trauma pada anak-anak.

Misalnya disregulasi, seperti ledakan kemarahan, permusuhan, melempar, dan berteriak. Namun, ada juga tanda masalah kesehatan mental yang lebih halus.

Oleh karenanya, orangtua harus bisa melihat tanda-tanda masalah kesehatan mental ini pada anak.

Dilansir Insider, berikut tiga tanda sang anak sudah mulai menunjukkan kesulitan mengatasi emosinya.

Ilustrasi tantrum pada anak. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi tantrum pada anak. (Shutterstock)

1. Sulit berkonsentrasi

"Anda mungkin mendapati anak-anak memiliki rentang perhatian yang sangat singkat. Mereka mungkin berjuang untuk fokus, sering meninggalkan tugas atau menunjukkan tanda mereka tidak dapat mendengarkan atau menjalankan instruksi," kata Shae Vian, psikolog dan pendiri Learndojo.

Psikiater Carole Lieberman menyarankan untuk membuat anak mengekspresikan perasaan mereka dan untuk mengajukan pertanyaan kepada Anda jika ada yang menganggu mereka.

"Buat mereka terlibat dalam seni dan kerjinan, bermain papan permainan atau menari sebagai sebuah keluarga, untuk contoh," saran Lieberman.

2. Perubahan perilaku, misalnya mengompol lagi atau mengamuk

baca juga

"Rasa takut dapat tercermin dalam perilaku kecemasan seorang anak, seperti bersembunyi di balik selimut atau mengulangi perilaku saat mereka masih sangat kecil, seperti mengompol," kata Liebersman.

Namun, ini hal yang normal. Kecuali perilaku yang ditunjukkan oleh mereka menjadi sangat ekstrem.

3. Masalah insomnia dan pola tidur abnormal

Seorang terapis Ajita Robinson mengidentifikasi kesulitan tidur sebagai sebuah tanda.

"Kita menemukan remaja dan orang dewasa berjuang dengan jadwal tidur yang terganggu dan kualitas tidur," kata Robinson.

Michelle Nietert, seorang penasihat profesional berlisensi menambahkan, "jika mereka (anak-anak) tidak tidur pada suatu malam, itu tidak apa-apa. Tapi jika mereka kehilangan jam tidur setiap malam, inilah saatnya untuk mencari bantuan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Psikiater: 1.522 Orang Indonesia Depresi Akibat Corona

Data Psikiater: 1.522 Orang Indonesia Depresi Akibat Corona

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:52 WIB

Sedih, Tekanan Mental Bikin Tenaga Medis Jadi 'Korban Kedua' Pandemi Corona

Sedih, Tekanan Mental Bikin Tenaga Medis Jadi 'Korban Kedua' Pandemi Corona

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:35 WIB

Awas! Tiga Kebiasaan Tidur ini Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Awas! Tiga Kebiasaan Tidur ini Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 20:10 WIB

Hal-hal Ini Ternyata Tidak Boleh Dilakukan Sebelum Tidur

Hal-hal Ini Ternyata Tidak Boleh Dilakukan Sebelum Tidur

Video | Jum'at, 01 Mei 2020 | 09:00 WIB

WHO: Anak-Anak dengan Covid-19 Bisa Sembuh Sepenuhnya

WHO: Anak-Anak dengan Covid-19 Bisa Sembuh Sepenuhnya

Health | Kamis, 30 April 2020 | 13:53 WIB

Anak-anak Meninggal karena Sindrom Peradangan Langka, Dampak Virus Corona?

Anak-anak Meninggal karena Sindrom Peradangan Langka, Dampak Virus Corona?

Health | Kamis, 30 April 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:00 WIB

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

AKBP Febriyani Aer Pimpin Polres Tegal, Perkuat Komitmen Pelayanan Masyarakat

AKBP Febriyani Aer Pimpin Polres Tegal, Perkuat Komitmen Pelayanan Masyarakat

Jawa Tengah | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Golkar Konsisten Dukung Prabowo-Gibran, Wihaji: Tanpa Mengurangi Sikap Kritis

Golkar Konsisten Dukung Prabowo-Gibran, Wihaji: Tanpa Mengurangi Sikap Kritis

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×