3 Jenis Alat Tes Covid-19 yang Dipakai di Indonesia, Mana Paling Akurat?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 05 Mei 2020 | 20:36 WIB
3 Jenis Alat Tes Covid-19 yang Dipakai di Indonesia, Mana Paling Akurat?
Metode rapid test. (Shutterstock)

Suara.com - 3 Jenis Alat Tes Covid-19 yang Dipakai di Indonesia, Mana Paling Akurat?

Untuk tahu keberadaan virus corona dalam tubuh manusia perlu dilakukan tes dengan menggunakan alat tertentu. Tes itu biasanya dilakukan dengan mengambil sampel dari manusia yang diduga terpapar virus.

Menurut Ketua Tim pakar Gugus Tugas penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito, alat tes Covid-19 sendiri terdiri dari beberapa jenis. Sementara yang banyak digunakan di Indonesia setidaknya ada tiga jenis alat.

"Pertama, tes standar atau tes utama RT PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction), memiliki sensitifitas dan sepsifisitas cukup tinggi yaitu 95 persen," kata Wiku dalam siaran langsung melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (5/5/2020).

Cara menguji Covid-19 menggunakan teknik swab hidung (YouTube/The New England Journal of Medicine)
Cara menguji Covid-19 menggunakan teknik swab hidung (YouTube/The New England Journal of Medicine)

Alat tes RT PCR itu, kata Wiku,  paling banyak dipakai di seluruh dunia. Ia menjelaskan bahwa, dalam metode ini sistem pengecekan menggunakan sampel swab yang diambil dari hidung atau tenggorokan. Setelah itu diuji dan bisa menunjukan hasil positif atau negatif tehadap virus corona.

Alat tes kedua merupakan close system TCM atau tes cepat molekuler. Wiku menjekaskan, alat itu juga memiliki sensitif dan spesifisitas tinggi sekitar 95 persen.

"Alat ini dulu dipakai untuk mengetes penyakit lain seperti tuberkulosis. Tapi alat ini bisa diganti alat tes berupa cartridge untuk Covid-19 Kalau ini dipakai maka hasilnya lebih cepat keluarnya dan sangat sensitif dan spesifik," paparnya.

"Alat ini dimiliki pemerintah Indonesia dan tersebar di beberapa tempat. Tapi masalahnya kita kekurangan kasetnya, karena persaingan di dunia semua perlu itu," tambah Wiku.

Sementara itu alat tes yang paling umum digunakan masyarakat adalah rapid tes atau Rapid Diagnostic Test (RDT). Alat itu dibagi kembali menjadi dua jenis yakni RDT antibodi dan RDT Antigen.

baca juga

"Tapi RDT antigen di dunia ini sangat sedikit. Jadi yang sering digunakan itu RDT antibodi di mana rapid test bisa deteksi adanya antibodi terhadap Covid-19 yang telah muncul di penderita," ucapnya.

Wiku menjelaskan, antibodi manusia akan muncul setelah beberapa hari terinfeksi dan tubuh melawan virus. Cara perlawanan bisa dilihat dengan kasat mata yakni dengan munculnya gejala seperti demam.

"Di situ letak rapid test bisa mengecek antibodi. Tapi kelemahannya sensitifitas dan spesifisitas tidak tinggi sekitar 60-80 persen. Sehingga jika tidak sensitif kemungkinan menemukan sesuatu yang positif tapi setelah dites lagi dengan RT PCR bisa saja hasilnya lain. Itulah pentingnya memiliki suatu sistem dalam pengujian," paparnya.

Jika seseorang mendapatkan hasil positif pada rapid test, maka harus melakukan tes lanjutan menggunakan RT PCR. Wiku menjelaskan bahwa tes dengan RT PCR tidak langsung dilakukan karena jumlahnya yang sangat terbatas.

"Fasilitas RT PCR masih terbatas dan harus dilakukan oleh yang ahli dan petugas laboratorium. Karena begitu banyaknya masyarakat maka dengan gunakan rapid test bisa jadi screener. Jadi tidak semua harus dilakukan tes selanjutnya," kata Wiku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menristek: Jenis Covid-19 di Indonesia adalah Tipe yang Belum Dikenali

Menristek: Jenis Covid-19 di Indonesia adalah Tipe yang Belum Dikenali

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 20:22 WIB

Diklaim 100 Persen Akurat, Tes Antibodi Covid-19 Ini Siap Dirilis 2 Minggu

Diklaim 100 Persen Akurat, Tes Antibodi Covid-19 Ini Siap Dirilis 2 Minggu

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 11:30 WIB

Tes Antibodi untuk Covid-19 Kurang Akurat, Tingkat Positif Palsu Tinggi

Tes Antibodi untuk Covid-19 Kurang Akurat, Tingkat Positif Palsu Tinggi

Health | Sabtu, 02 Mei 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:16 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×