Menristek: Jenis Covid-19 di Indonesia adalah Tipe yang Belum Dikenali

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Selasa, 05 Mei 2020 | 20:22 WIB
Menristek: Jenis Covid-19 di Indonesia adalah Tipe yang Belum Dikenali
Menristek Bambang Brodjonegoro dalam konferensi online via YouTube, Senin (6/4/2020). [Kemenristek]

Suara.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, virus corona covid-19 yang menyebar di Indonesia merupakan tipe baru.

Artinya, virus corona yang mewabah di Tanah Air tidak setipe dengan covid-19 yang menyebar di negara-negara lain.

Tipe covid-19 yang ada di Indonesia masuk dalam jenis lainnya lantaran belum diketegorikan.

Hal tersebut diketahui seusai Indonesia mengirimkan tiga Whole Genome Sequencing (WGS) ke gisaid.org, sebagai pihak yang mengumpulkan data WGS dari berbagai negara di belahan dunia.

"Kemarin Eijkman sudah mensubmit atau menyampaikan tiga WGS (Whole Genome Sequencing) ke gisaid.org sebagai upaya untuk bisa melihat karakter dari Covid-19 terutama yang berada atau beredar di Indonesia," kata Bambang dalam rapat gabungan secara virtual dengan DPR RI, Selasa (5/5/2020).

Namun, setelah hasil WGS dikirim balik ke Indonesia, diketahui covid-19 yang beredar memiliki karakter lain dari tiga tipe Covid-19 yang sudah dikategorikan di dunia. Ketiga tipe tersebut, yakni tipe S, tipe G dan tipe V.

"Di luar tiga tipe itu ada yang disebut tipe lain, jadi yang belum terindentifikasi. Dan ternyata tiga Whole Genome Sequencing yang dikirim ke Indonesia termasuk kategori yang lainnya. Jadi tidak termasuk kategori S, G maupun V," ujar Bambang.

WGS sendiri, kata Bambang merupakan tahap awal dari sejumlah tahapan lainnya yang perlu dilakukan dalam proses pembuatan vaksin untuk Covid-19. Nantinya dari hasil WGS, baru kemudian dilakukan tahapan berikut.

"Tentunya ini baru awal, tentunya akan dikirim lebih banyak lagi nantinya Whole Genome Sequencing dari Indoensia untuk melihat di kategori apa Covid-19 atau virus Covid-19 yang kebetulan ada di Indonesia," kata Bambang.

baca juga

Sebelumnya, terkait dengan perkembangan pembuatan vaksin, Bambang belum bisa memastikan kapan waktunya. Ia hanya menyampaikan kemungkinan pengerjaan vaksin memakan waktu sekitar satu tahun.

"Mengenai waktunya masih sulit diperkirakan meskipun Eijkman mengatakan kemungkinan paling cepat satu tahun kira-kira dari bulan Maret kemarin. Mudah-mudahan awal tahun depan sudah ada berita baik. Tentu kami mendorong kerjasama dengan pihak luar juga yang mengembangkan vaksin sehingga harapannya vaksin bisa ditemukan lebih cepat dan bisa langsung efektif terutama virus yang beredarnya di Indonesia," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Warganya Meninggal karena Corona, Presiden Brasil: Lalu Kenapa?

Ribuan Warganya Meninggal karena Corona, Presiden Brasil: Lalu Kenapa?

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 20:14 WIB

Kisah Ayah Angkat Asuh dan Ajari 10 Anak Korea Utara selama Lockdown

Kisah Ayah Angkat Asuh dan Ajari 10 Anak Korea Utara selama Lockdown

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:50 WIB

KTT Nonblok, Jokowi: Dulu Lawan Imperialis, Kini Berjuang Ringankan Utang

KTT Nonblok, Jokowi: Dulu Lawan Imperialis, Kini Berjuang Ringankan Utang

News | Senin, 04 Mei 2020 | 22:47 WIB

Menristek Sebut 4 Prototipe Ventilator Lokal Tengah Diuji Ketahanan

Menristek Sebut 4 Prototipe Ventilator Lokal Tengah Diuji Ketahanan

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 23:34 WIB

Menristek: 10 Ribu Rapid Test dari Strain Virus Lokal Siap Digunakan 8 Mei

Menristek: 10 Ribu Rapid Test dari Strain Virus Lokal Siap Digunakan 8 Mei

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 22:35 WIB

Naik Motor Tanpa Masker, Dua Pemuda di Sulsel Dicambuk

Naik Motor Tanpa Masker, Dua Pemuda di Sulsel Dicambuk

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 19:45 WIB

Sebatang Kara saat Wabah Corona, Nenek Sunari Tinggal di Pos Ronda

Sebatang Kara saat Wabah Corona, Nenek Sunari Tinggal di Pos Ronda

Jatim | Minggu, 03 Mei 2020 | 19:21 WIB

Nekat, Suryono Sembunyikan Mobil dalam Truk Demi Mudik ke Lampung

Nekat, Suryono Sembunyikan Mobil dalam Truk Demi Mudik ke Lampung

Banten | Minggu, 03 Mei 2020 | 19:05 WIB

Ngamuk saat Kena Razia PSBB, Pemobil: Saya Taat ke Aturan Allah

Ngamuk saat Kena Razia PSBB, Pemobil: Saya Taat ke Aturan Allah

Jabar | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:24 WIB

Tak Punya Uang, Tukang Becak dan Keluarga Cuma Makan Pakai Bumbu Penyedap

Tak Punya Uang, Tukang Becak dan Keluarga Cuma Makan Pakai Bumbu Penyedap

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:09 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB