Pengidap Penyakit Jantung Rentan Tertular Corona Covid-19? Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 04:30 WIB
Pengidap Penyakit Jantung Rentan Tertular Corona Covid-19? Ini Kata Dokter
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pengidap Penyakit Jantung Rentan Tertular Corona Covid-19? Ini Kata Dokter

Ada sejumlah kelompok yang disebut rentan berisiko terinfeksi viruscorona atau Covid-19. Salah satunya adalah orang dengan riwayat penyakit tertentu seperti penyakit jantung.

Namun menurut ahli jantung dr Vito A Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, FAsCC secara umum prinsipnya orang yang rentan terhadap Covid-19 adalah orang yang daya tahan tubuhnya rendah.

Sehingga, orang yang punya penyakit jantung, sama rentannya dengan orang yang tidak punya penyakit jantung.

Menurtunya, yang membedakan hanya ketika terkena atau tertular virus tersebut. Mereka yang memiliki penyakit jantung akan lebih berat penyakitnya.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

"Kalau daya tahan tubuh dia baik sebenarnya dia sama saja dengan orang lain yang tidak punya penyakit jantung. Jadi kemungkinan dia tertular ya sama-sama saja," katanya dalam Live IG bersama Yayasan Jantung Indonesia, Rabu (6/5/2020).

Jantung berkaitan erat dengan paru-paru, karena jantung memiliki pembuluh darah yang mengarah langsung ke paru-paru dan dari paru-paru.

Maka dari itu, ketika ada proses pertukaran darah bersih dan darah kotor di paru-paru, darah bersih ini nantinya akan masuk ke jantung agar bisa dipompakan ke seluruh tubuh.

Sebaliknya, darah kotor atau darah yang banyak mengangkut CO2 dari seluruh tubuh kembali ke jantung, akan dipompakan ke paru-paru untuk dibersihkan.

Sehingga ketika paru-paru terinfeksi, terutama terinfeksi Covid-19 yang memang menyerang paru-paru, maka akibatnya jantung akan kepayahan.

"Bayangkan kalau jantungnya sendiri sudah mengalami gangguan, atau misalkan pernah mengalami gangguan, tentu saja hasilnya akan lebih berat," jelas dr Vito.

Ia melanjutkan, virus Covid-19 juga disebut dapat menyerang langsung ke arah jantung. Karena reseptor ACE2 yang menjadi 'angkutan' virus penyebab Covid-19 yakni SARS-CoV-2 juga berada di jantung.

"'Angkutan' ini bukan cuma ada di paru-paru walau di paru paru banyak, tapi di jantung juga ada. Jadi virus ini bisa menyerang jantung juga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Henti Jantung, 5 Kondisi Ini Dapat Memperbesar Risikonya!

Mengenal Henti Jantung, 5 Kondisi Ini Dapat Memperbesar Risikonya!

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:05 WIB

Makin Banyak Anak Muda Kena Penyakit Jantung & Hipertensi, Ini Penyebabnya

Makin Banyak Anak Muda Kena Penyakit Jantung & Hipertensi, Ini Penyebabnya

Health | Kamis, 30 April 2020 | 13:45 WIB

Autopsi Pasien Covid-19 AS Tunjukkan Infeksi Memicu Pecahnya Katup Jantung

Autopsi Pasien Covid-19 AS Tunjukkan Infeksi Memicu Pecahnya Katup Jantung

Health | Selasa, 28 April 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB