Mengenal Henti Jantung, 5 Kondisi Ini Dapat Memperbesar Risikonya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 05 Mei 2020 | 14:05 WIB
Mengenal Henti Jantung, 5 Kondisi Ini Dapat Memperbesar Risikonya!
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Didi Kempot meninggal dunia di usia 53 tahun pada Selasa (5/5/2020) pagi di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo. Didi Kempot dikabarkan sudah mengalami henti jantung ketika tiba di rumah sakit.

Seperti yang diketahui, henti jantung adalah masalah jantung serius yang bisa menyebabkan kematian. Pasien pada kondisi ini artinya jantung mereka telah berhenti berdetak.

Kondisi ini terjadi akibat sistem kelistrikan internal yang mengontrol detak jantung mengalami kerusakan. Lalu, henti jantung terjadi ketika irama jantung berhenti.

Dilansir oleh Healthline, riwayat penyakit jantung dan faktor kesehatan tertentu juga bisa meningkatkan risiko henti jantung, antara lain:

1. Penyakit jantung koroner

Masalah jantung ini berawal dari arteri koroner. Arteri ini memasok otot jantung itu sendiri. Saat otot jantung tersumbat, maka jantung tidak akan bisa menerima darah. Sehingga jantung pun berhenti menjalankan fungsinya.

Unggahan Ayu Ting Ting soal Didi Kempot [Instagram/@ayutingting92]
Unggahan Ayu Ting Ting soal Didi Kempot [Instagram/@ayutingting92]

2. Katup jantung bocor

Penyakit katup jantung bocor adalah gangguan pada salah satu dari keempat katup jantung. Sehingga darah menjadi tidak lancar mengalir ke pembuluh darah selanjutnya. Akibatnya, katup jantung akan membesar dan melemah.

3. Penyakit jantung bawaan

baca juga

Beberapa orang yang terlahir dengan penyakit jantung bawaan juga berisiko mengalami henti jantung, terutama anak-anak dengan masalah jantung serius.

4. Masalah impuls listrik

Masalah sistem kelistrikan jantung juga bisa meningkatkan risiko kematian jantung mendadak atau henti jantung. Masalah-masalah ini juga dikenal sebagai kelainan irama jantung primer.

5. Kelainan jantung

Kelainan jantung yang menyebabkan jantung membesar juga meningkatkan risiko henti jantung. Karena, kondisi ini menyebabkan jantung kesulitan berdetak dan otot menjadi rentan terhadap kerusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didi Kempot Meninggal, Ketum Muhammadiyah: Semoga Amal Ibadahnya Diterima

Didi Kempot Meninggal, Ketum Muhammadiyah: Semoga Amal Ibadahnya Diterima

Jawa Tengah | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:54 WIB

Didi Kempot Selalu Bawa Obat Pembantu Pernafasan Setiap Manggung

Didi Kempot Selalu Bawa Obat Pembantu Pernafasan Setiap Manggung

Jawa Tengah | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:51 WIB

Turut Berduka, Media di Suriname Kabarkan Meninggalnya Didi Kempot

Turut Berduka, Media di Suriname Kabarkan Meninggalnya Didi Kempot

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:55 WIB

Terkini

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

×