Pemerintah Pakai Mesin Pendeteksi TB untuk Periksa Covid-19, Apa Untungnya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:49 WIB
Pemerintah Pakai Mesin Pendeteksi TB untuk Periksa Covid-19, Apa Untungnya?
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Pemerintah Pakai Mesin Pendeteksi TB untuk Periksa Covid-19, Apa Untungnya?

Pemerintah berhasil mengubah mesin pendeteksi virus tuberculosis (TB) menjadi pendeteksi virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Mesin itu dinamakan TB TCM (tes cepat molekuler) atau dikenal dengan rapid molecular diagnostic. Dengan kehadiran mesin ini, itu artinya tes Covid-19 tidak lagi membutuhkan mikroskop atau laboratorium biosafety level (BSL) II.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan mesin pertama sudah ada, tersedia dan beroperasi pada Kamis, 7 Mei 2020 kemarin di rumah sakit khusus Covid-19 Wisma Atlet. Laboratorium ini sudah menjalankan tes untuk memeriksa spesimen.

"Mulai kemarin satu laboratorium di Wisma Atlet berbasis pada tes cepat molekuler (TCM), untuk memeriksa antigen sudah kita operasionalkan dan kita sudah mengirim spesimen untuk mengoperasionalkan," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020).

Sementara itu, untuk 15 mesin lainnya yang sudah tersebar di Indonesia, pemerintah akan segera melengkapinya dengan catridge yang tepat untuk pemeriksaan Covid-19. Saat ini catridge tersebut sudah dalam perjalanan.

"Sebagian catridge untuk memeriksa sudah berada di jalan, dalam rangka untuk mencapai sasaran yang kita berikan dan sebagian juga sudah diterima oleh laboratorium tersebut dan sudah mulai dilaksanakan pemeriksaan," terangnya.

Warga mendaftar test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga mendaftar test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sekedar informasi, mesin TB TCM merupakan mesin revolusi dalam mendiagnosis TBC sensitif obat (TB-SO) dan TBC kebal obat (TB-RO). Sehingga tes tidak lagi membutuhkan mikroskop atau laboratorium biosafety level (BSL) II.

Maka dengan begitu Dirjen P2P Kemenkes itu memastikan Indonesia telah memiliki dua sumber pemeriksaan spesimen, di mana sampelnya tetap diambil dengan metode swab dari belakang hidung dan tenggorokan.

baca juga

Dari dua sumber pemeriksaan itu Yuri mengungkap, pemerintah sudah berhasil memeriksa sebanyak 143.453 spesimem dengan real time PCR di laboratorium BSL II. Sedangkan ada sebanyak 328 spesimen yang diperiksa melalui TCM. Seluruh spesimen ini diambil dari 103.361 orang.

Hasilnya ada sebanyak 13.026 orang dinyatakan positif, dan 90.151 orang dinyatakan negatif dengan pemeriksaan PCR. Sedangkan dengan TCM didapatkan 86 orang positif, dan 98 orang dinyatakan negatif. Sehingga total kasus positif di Indonesia per Jumat (8/5/2020) ada sebanyak 13.112 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larangan Mudik di Tengah Corona Bikin Pengusaha Rental Mobil Kian Menjerit

Larangan Mudik di Tengah Corona Bikin Pengusaha Rental Mobil Kian Menjerit

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:39 WIB

Agar Warga Patuhi Aturan Corona, Usulan Jaksa Agung: Negara Harus Represif

Agar Warga Patuhi Aturan Corona, Usulan Jaksa Agung: Negara Harus Represif

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:24 WIB

Berkategori Sampah Beracun, Limbah Medis di Jakarta Capai 200 Kg

Berkategori Sampah Beracun, Limbah Medis di Jakarta Capai 200 Kg

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:18 WIB

Terkini

Potret Dunia Lewat Imajinasi 130 Seniman di JICAF 2026

Potret Dunia Lewat Imajinasi 130 Seniman di JICAF 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Nasib Utang Whoosh Makin Tak Jelas usai Purbaya Dipecat dari Menkeu

Nasib Utang Whoosh Makin Tak Jelas usai Purbaya Dipecat dari Menkeu

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Justin Hubner Sebut Laga Lawan Bangladesh Paling Gila Sepanjang Karier Sepak Bolanya

Justin Hubner Sebut Laga Lawan Bangladesh Paling Gila Sepanjang Karier Sepak Bolanya

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:55 WIB

5 Penyebab Cushion Memisah Saat Ditimpa Sunscreen Berbasis Minyak, Ini Biangnya

5 Penyebab Cushion Memisah Saat Ditimpa Sunscreen Berbasis Minyak, Ini Biangnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:42 WIB

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

×