Ups! Ambil Makanan Jatuh Sebelum 5 Detik, Adakah Bahayanya?

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Minggu, 10 Mei 2020 | 21:00 WIB
Ups! Ambil Makanan Jatuh Sebelum 5 Detik, Adakah Bahayanya?
Makanan jatuh belum lima detik, apakah aman? (Shutterstock)

Suara.com - Ups! Ambil Makanan Jatuh Sebelum 5 Detik, Adakah Bahayanya?

'Ups, belum lima detik!' Kerap kita ucapkan sebelum mengambil makanan yang baru saja terjatuh ke lantai. Dengan harapan makanan tersebut belum terkontaminasi oleh bakteri dan kuman sebelum berada selama lima detik di lantai.

Namun benarkah hal tersebut? Seorang pakar menyarankan jika makanan kita terjatuh ke lantai, sebaiknya jangan dimakan kembali dan segera buang.

Hal itu karena makanan yang jatuh sudah terkontaminasi oleh bakteri dan kuman saat terjatuh, sebelum kita sempat mengambilnya lagi untuk memakannya atau membuangnya.

Mengemil di kantor. (Shutterstock)
Ilustrasi mengambil makanan. (Shutterstock)

Seorang ahli mikrobiologi makanan, Donald Schaffner mengatakan bahwa ia berhasil membuktikan bahwa saat makanan jatuh ke lantai, makanan tersebut langsung terkontaminasi dan malah bisa menyebabkannya mudah masuk ke dalam tubuh jika dimakan.

Dikutip dari New York Times, Schaffner dan tim mengetes empat jenis permukaan, yakni stainless steel, lantai keramik, kayu, dan karpet serta beberapa jenis makanan seperti semangka, permen, hingga roti.

Permukaan tersebut diberikan beberapa bakteri yang mirip dengan Salmonella yang memicu serangkaian gejala seperti mual, keram, keringat dingin, dan sakit kepala.

Tes tersebut menunjukkan adanya empat waktu kontak berbeda, yakni di bawah satu detik, lima detik, 30 detik, dan 300 detik dengan 128 kombinasi.

Mereka menemukan bahwa tiap permukaan memberikan reaksi yang berbeda, misalnya karpet memiliki penularan bakteri yang rendah dibanding lantai keramik dan stainless steel di mana makanan bisa langsung terkontaminasi bakteri.

Ada studi lain yang dilaksanakan oleh Clemson University. Para peneliti dalam studi tersebut menjatuhkan sepotong Bologna dan roti pada permukaan yang terkontaminasi oleh Salmonella.

Saat makanan tersebut terjatuh di kayu atau lantai keramik, sebanyak 70 persen bakteri telah masuk ke dalam makanan. Mereka juga menemukan bahwa menjatuhkan makanan di karpet berarti hanya 1 persen bakteri yang masuk ke dalam makanan.

Di sisi lain, kita sering melakukan hal tersebut karena merasa sayang dengan makanan yang terjatuh dan menyisihkan kemungkinan makanan tersebut sudah terkontaminasi bakteri.

Selain itu, bakteri dan kuman juga tidak terlihat sehingga sangat mudah bagi kita untuk memikirkan bahwa menjatuhkan makanan dan mengambilnya secepat kilat tidak akan membuatnya terkontaminasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Beli Makanan Online? Simak Cara Cegah Tertular Virus Corona Covid-19

Sering Beli Makanan Online? Simak Cara Cegah Tertular Virus Corona Covid-19

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2020 | 22:55 WIB

Benarkah Alat Dapur untuk Mengolah Makanan Mentah Sebarkan Bakteri?

Benarkah Alat Dapur untuk Mengolah Makanan Mentah Sebarkan Bakteri?

Health | Rabu, 18 September 2019 | 13:39 WIB

Tiup Lilin Ternyata Sebarkan Bakteri hingga 120 Kali pada Kue Ulang Tahun

Tiup Lilin Ternyata Sebarkan Bakteri hingga 120 Kali pada Kue Ulang Tahun

Health | Minggu, 01 September 2019 | 11:05 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB