Pakar Prediksi Pertengahan Mei Jadi Puncak Infeksi Covid-19 di Indonesia

Risna Halidi

Selasa, 12 Mei 2020 | 08:30 WIB
Pakar Prediksi Pertengahan Mei Jadi Puncak Infeksi Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)

Suara.com - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau, dr. Suyanto, MPH, PhD mengatakan puncak kasus Covid-19 di Indonesia diprediksi akan terjadi pada pertengahan Mei 2020 ini.

"Gerakan diam di rumah, penggunaan masker, kejujuran pasien dalam menyampaikan keluhan kepada tenaga kesehatan, serta memperbanyak pemeriksaan rapid test dan PCR adalah langkah-langkah baik, yang dilakukan untuk mempercepat pencapaian puncak kasus," kata Suyanto dalam keterangannya di Pekanbaru,  Riau, seperti yang Suara.com kutip dari Antara.

Menurutnya, setelah puncak kasus tercapai tentu muncul pertanyaan mengenai bagaimana agar Covid-19 dapat terhenti? Sepanjang vaksin dari Covid-19 belum ditemukan, maka penyakit ini tidak akan hilang.

Namun jika vaksin Covid-19 telah tersedia, dapat diperkirakan pandemi ini akan berakhir pada akhir tahun 2020. "Namun sifat virus yang mudah bermutasi menyebabkan vaksin ini sulit untuk dibuat, sehingga apabila sampai akhir tahun vaksin Covid-19 belum tersedia, lonjakan kasus pada tahun depan sangat mungkin terjadi," katanya lagi.

Maka dari itu penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta imbauan social distancing harus tetap dilakukan.

Ia juga menyinggung bahwa 1 penderita dapat menularkan penyakit kepada 2 hingga 4 orang atau sekitar 2,25 persen dengan masa inkubasi 14 hari sampai dan masa penularan tersering adalah 5 hari. Ini dapat disimpulkan bahwa 1 penderita dapat menularkan kepada 2 hingga 4 orang dalam waktu 5 hari.

Sementara itu pemerintah telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yaitu pembatasan kegiatan penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus. Selain itu, menemukan carrier atau penderita Covid-19 yang tidak bergejala juga termasuk upaya dalam mencegah peningkatan jumlah kasus.

"Penemuan carrier dapat dilakukan dengan pemeriksaan rapid test secara luas. Meskipun pemeriksaan ideal untuk Covid-19 adalah pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) tetapi karena jumlah laboratorium yang terbatas dan saat ini hanya berfokus pada pasien, pemeriksaan rapid test sudah cukup efektif dalam menemukan carrier.

Jika pencarian carrier tidak dilakukan maka puncak kasus sulit untuk berhenti, jelas dr. Suyanto.

Konsep SEIR dalam epidemiologi menjelaskan pandemi Covid-19 berdasarkan susceptible (populasi beresiko), expose (orang-orang yang terpapar), infeksius, dan recovery(kasus sembuh).

Populasi beresiko adalah semua populasi yang berada pada zona merah Covid-19 dan diantara populasi tersebut yang paling beresiko adalah orang-orang lanjut usia. Orang-orang terpapar yang dimaksud disini adalah Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang perlu dilokalisir agar puncak kasus segera tercapai.

Infeksius berarti kasus terkonfirmasi positif Covid-19 serta kasus sembuh berarti orang-orang yang sudah sembuh dari Covid-19 namun harus tetap melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Keempat hal ini saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Pandemi Corona Covid-19 Ganggu Pertumbuhan Anak Indonesia

Waduh, Pandemi Corona Covid-19 Ganggu Pertumbuhan Anak Indonesia

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 21:30 WIB

Rugi Karena Pandemi Covid-19, 50 Persen Pengusaha Hotel Tunda Pemberian THR

Rugi Karena Pandemi Covid-19, 50 Persen Pengusaha Hotel Tunda Pemberian THR

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2020 | 18:51 WIB

Gegara Corona, Tradisi Ramadan Festival Meriam Karbit Pontianak Ditiadakan

Gegara Corona, Tradisi Ramadan Festival Meriam Karbit Pontianak Ditiadakan

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2020 | 20:40 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB