Hits: Pesan WHO Sebelum Izinkan Anak Sekolah, Heboh Daging Sapi Palsu

Vania Rossa

Rabu, 13 Mei 2020 | 08:46 WIB
Hits: Pesan WHO Sebelum Izinkan Anak Sekolah, Heboh Daging Sapi Palsu
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah negara mulai melonggarkan pembatasan fisik yang selama ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid. Sejumlah tempat umum mulai dibuka, di beberapa negara anak-anak juga telah kembali ke sekolah. Meski begitu, WHO memberi pesan yang harus diperhatikan sebelum kita mengizinkan anak-anak untuk kembali ke sekolah. Apa pesannya?

Kasus penjualan daging babi bertuliskan daging sapi tengah menggegerkan warga Bandung, Jawa Barat. Diketahui mereka mendapat pasokan daging babi tersebut dari Solo, Jawa Tengah. Daging tersebut dibeli dengan harga 45 ribu per kilogram. Hal ini tentu saja bikin resah. Lalu, bagaimana cara membedakan daging sapi palsu tersebut dengan daging sapi asli?

Simak berita selengkapnya di bawah ini! 

1. Tiga Pesan WHO Sebelum Izinkan Anak Untuk Kembali ke Sekolah

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

Tiga Pesan WHO Sebelum Izinkan Anak Untuk Kembali ke Sekolah

Sejumlah negara mulai melonggarkan pembatasan fisik yang selama ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid. Sejumlah tempat umum mulai dibuka, di beberapa negara anak-anak juga telah kembali ke sekolah.

Baca selengkapnya

2. Heboh Daging Babi Berkedok Daging Sapi, Bagaimana Cara Membedakannya?

Ilustrasi daging babi. [Suara.com/Fakhri Hermansyah]
Ilustrasi daging babi. [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Kasus penjualan daging babi bertuliskan daging sapi tengah menggegerkan warga Bandung, Jawa Barat. Dari hasil penyelidikan Satreskrim Polresta Bandung, Senin (11/5/2020), mereka menangkap empat pelaku dan 500 kilogram daging sapi.

baca juga

Diketahui mereka mendapat pasokan daging babi tersebut dari Solo, Jawa Tengah. Daging tersebut dibeli dengan harga 45 ribu perkilogram.

Baca selengkapnya

3. Ramai Diperbincangan Netizen, Ini 5 Fakta Herd Immunity Pandemi Covid-19

ilustrasi herd immunity (Dok. Pixabay/Congerdesign)
ilustrasi herd immunity (Dok. Pixabay/Congerdesign)

Ramai Diperbincangan Netizen, Ini 5 Fakta Herd Immunity Pandemi Covid-19

Segala cara dilakukan berbagai negara untuk menyudahi masa pandemi virus corona atau Covid-19 yang dampaknya meluas di segala bidang. Dari segala cara itu lalu tercetus istilah herd immunity alias kekebalan kelompok sebagian besar orang terhadap penyakit.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tegaskan Bahayanya Herd Immunity pada Covid-19

WHO Tegaskan Bahayanya Herd Immunity pada Covid-19

Tekno | Rabu, 13 Mei 2020 | 08:30 WIB

Heboh Daging Babi Berkedok Daging Sapi, Bagaimana Cara Membedakannya?

Heboh Daging Babi Berkedok Daging Sapi, Bagaimana Cara Membedakannya?

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 20:49 WIB

Tiga Pesan WHO Sebelum Izinkan Anak Untuk Kembali ke Sekolah

Tiga Pesan WHO Sebelum Izinkan Anak Untuk Kembali ke Sekolah

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 21:00 WIB

Terkini

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:17 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:15 WIB

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

×