Usai Pandemi Covid-19, Twitter Perbolehkan Karyawan WFH

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 13 Mei 2020 | 22:12 WIB
Usai Pandemi Covid-19, Twitter Perbolehkan Karyawan WFH
Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]

Suara.com - Usai Pandemi Covid-19, Twitter Perbolehkan Karyawan Tetap WFH

Aturan bekerja dari rumah akibat dampak dari wabah virus corona bukan hanya terjadi di Indonesia. Perusahaan media sosial Twitter yang berkantor pusat di San Francisco, Amerika Serikat, bahkan telah lebih dulu menerapkan kerja dari rumah sejak awal Maret 2020.

Setelah lebih dari dua bulan menerapkan hal tersebut, Twitter akan mengizinkan karyawannya untuk terus bekerja dari rumah meski pandemi berakhir.

Hal tersebut disampaikan melalui email oleh CEO Twitter Jack Dorsey kepada sekutar 5000 karyawannya pada Selasa (12/5/2020).

Bekerja dari rumah (DW Indonesia)
Bekerja dari rumah  alias WFH. (DW Indonesia)

Pengumuman itu disampaikan usai pencetus Facebook Mark Zuckerberg dan Sundar Pichai Google meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan hingga tahun 2021.

Twitter tidak mengatakan karyawan mana yang memenuhi syarat untuk kebijakan kerja dari rumah.

"Twitter adalah salah satu perusahaan pertama yang menggunakan model kerja dari rumah dalam menghadapi Covid-19, tetapi kami tidak mengantisipasi menjadi yang pertama untuk kembali ke kantor," kata Twitter dalam sebuah pernyataannya, dilansir dari situs USA Today.

Dalam pernyataan tertulis itu juga disebutkan, bekerja dari rumah yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir telah menjadi bukti bahwa metode itu berhasil.

"Jika karyawan kita berada dalam peran dan situasi yang memungkinkan mereka untuk bekerja dari rumah dan mereka ingin terus melakukannya selamanya, kita akan mewujudkannya. Jika tidak, kantor akan tetap menjadi tempat mereka yang hangat dan ramah, dengan beberapa tindakan pencegahan tambahan, ketika kami merasa aman untuk kembali," katanya.

baca juga

Twitter tidak berharap untuk membuka kembali sebagian besar kantornya atau menyetujui perjalanan bisnis dimulai pada September. Mereka bahkan telah membatalkan semua acara internal untuk sisa tahun ini hingga 2021.

Dorsey memang ingin karyawannya lebih tersebar diberbagai wilayah tidak hanya terpusat disekitar San Francisco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Global 13 Mei 2020: Rusia Salip Inggris, Ada 230 Ribu Kasus

Update Corona Global 13 Mei 2020: Rusia Salip Inggris, Ada 230 Ribu Kasus

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 08:59 WIB

Studi: Gejala Covid-19 pada Anak Bisa Dimulai dari Masalah Pencernaan

Studi: Gejala Covid-19 pada Anak Bisa Dimulai dari Masalah Pencernaan

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 08:34 WIB

Studi: Ponsel Berpotensi Sebarkan Virus Corona Covid-19, Hati-hati!

Studi: Ponsel Berpotensi Sebarkan Virus Corona Covid-19, Hati-hati!

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 23:55 WIB

Terkini

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000

Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Pilihan Smartwatch dengan GPS Akurat, Cocok untuk Hiking hingga City Walk

Pilihan Smartwatch dengan GPS Akurat, Cocok untuk Hiking hingga City Walk

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Anak Buah Prabowo Bicara Isu Pergantian Kapolri: Jabatan di Dunia Pasti Diganti, Tinggal Waktunya

Anak Buah Prabowo Bicara Isu Pergantian Kapolri: Jabatan di Dunia Pasti Diganti, Tinggal Waktunya

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Liga Aspal Terancam Bubar, Pramono Janji Siapkan Lahan Pengganti

Liga Aspal Terancam Bubar, Pramono Janji Siapkan Lahan Pengganti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah: Kisah Cinta, Perjuangan, dan Makna Kehidupan

Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah: Kisah Cinta, Perjuangan, dan Makna Kehidupan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Kasus Promosi Vape Libatkan Anak, Polisi Bakal Periksa Bigmo dan Produsen Liquid Tazelab

Kasus Promosi Vape Libatkan Anak, Polisi Bakal Periksa Bigmo dan Produsen Liquid Tazelab

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:10 WIB

×