Pandemi Covid-19 Pengaruhi Imunisasi Anak, ini Survei Save The Children!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 20 Mei 2020 | 20:46 WIB
Pandemi Covid-19 Pengaruhi Imunisasi Anak, ini Survei Save The Children!
Ilustrasi imunisasi (shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 telah memengaruhi kehidupan manusia di seluruh dunia, tak terkecuali anak-anak. Karena itu, semua orang perlu menyadari seberapa besar dampak pandemi dan langkah terbaik yang perlu diambil.

Dalam hal ini, Save the Children pun telah melakukan survei mengenai dampak pandemi virus corona Covid-19 pada anak-anak di Indonesia.

Penelitian mereka melibatkan sekitar 18 ribu responden masyarakat luas dengan wawancara mendalam terhadap kepala desa, kader kesehatan, guru dan orangtua secara daring maupun langsung.

Selina Patta Sumbung, CEO Save the Children Indonesia mengatakan hasil penelitian ini menemukan 7 risiko yang akan dihadapi oleh anak-anak akibat pandemi virus corona Covid-19, antara lain:

1. Anak-anak kehilangan orangtua akibat corona Covid-19.
2. Terbatasnya akses anak-anak pada pendidikan yang berkualitas.
3. Kesejahteraan anak-anak terancam akibat orangtua kehilangan pekerjaan.
4. Anak-anak terdampak corona Covid-19 tidak mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.
5. Anak-anak disabilitas memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi virus corona Covud-19.
6. Kasus kekerasan terhadap anak akan meningkat
7. Risiko tinggi bagi anak-anak yang tinggal di daerah rawan bencana.

Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Menurut Selina, semakin lama pandemi virus corona Covid-19 ini berlangsung maka semakin besar risiko itu terjadi. Satu hal yang menjadi sorotan adalah ancaman masalah kesehatan anak-anak akibat pandemi virus corona Covid-19.

Sebab, banyak posyandu dan puskesmas yang menutup layanan imunisasi untuk balita sejak diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

"PSBB ini sudah berjalan lebih dari 2 bulan dan sudah banyak balita yang tidak mendapatkan imunisasi," kata Selina Patta Sumbung CEO Save the Children Indonesia, Rabu (20/5/2020).

Akibatnya, tutupnya layanan imunisasi selama pandemi akan menurunkan daya tahan tubuh anak terhadap virus dan bakteri.

baca juga

Kondisi ini juga akan menempatkan mereka pada risiko tinggi tertular virus dan/atau terserang penyakit di masa depan.

"Perlu dipahami ini tidak hanya krisis di masa sekarang, tetapi berkepanjangan yang berdampak pada anak-anak," jelasnya.

Merry Saragih, head of Monitoring, Evaluation, Accountability and Learning Save The Children Indonesia juga menegaskan cakupan imunisasi dasar lengkap sebelum usia 1 tahun hanya 58 persen sebelum terjadinya pandemi virus corona Covud-19.

Artinya, cakupan imunisasi dasar untuk anak usia di abwah 1 tahun ini akan lebih kecil lagi di tengah pandemi virus corona Covud-19 sekarang ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antibodi Pasien SARS Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti!

Antibodi Pasien SARS Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:00 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Menular dalam Jarak 6 Meter, ini Saran Peneliti!

Virus Corona Covid-19 Bisa Menular dalam Jarak 6 Meter, ini Saran Peneliti!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 19:04 WIB

Tiga Kali Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Wanita ini Ngaku Kesakitan

Tiga Kali Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Wanita ini Ngaku Kesakitan

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

×