Ibu Hamil Makan Kacang Hijau Lahirkan Bayi Rambut Lebat, Mitos atau Fakta?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 21 Mei 2020 | 16:51 WIB
Ibu Hamil Makan Kacang Hijau Lahirkan Bayi Rambut Lebat, Mitos atau Fakta?
Ibu hamil makan kacang hijau. (Shutterstock)

Suara.com - Ibu Hamil Makan Kacang Hijau Lahirkan Bayi Rambut Lebat, Mitos atau Fakta?

Indonesia kaya dengan berbagai urban legend. Biasanya hal itu diturunkan dari generasi ke generasi hingga terus ada sampai zaman modern saat ini.

Urban legend itu mungkin ada beberapa yang benar tapi tak sedikit juga yang mitos. Salah satu mitos yang ada yaitu mengenai ibu hamil.

Anda pernah dengar jika ibu hamil konsumsi apa pun yang berbahan kacang hijau maka rambut si bayi akan tebal saat lahir? Hal itu cukup terkenal di masyarakat, tapi belum tentu benar.

"Jadi orang hamil memang lebih bagus makan makanan bernutrisi yang bergizi. Bisa saja kita dapatkan bukan hanya dari kacang hijau, bisa dari pepaya, sayuran hijau. Apakah itu bisa membuat rambutnya lebat? Itu memang masih sulit dijawab," kata spesialis kandungan dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, M.Kes dalam Women's Life Fest yang disiarkan Instagram Mother & Baby, Kamis (21/5/2020).

Ia mengatakan, bisa jadi urban legend itu hanya mitos karena tidak bisa dijelaskan secara ilmiah. Menurut Ardiansjah bayi lahir dengan rambut lebat lebih besar kemungkinan karena faktor genetik.

"Jangankan orang hamil, kita aja kalau gak puasa, pagi-pagi makan kacang hijau kan bagus," katanya.

Selain mengenai kacang hijau, ibu hamil juga dikatakan jangan mengecat rambut. Ardiansjah mengatakan hal itu masih bisa dijelaskan secara ilmiah.

Ibu hamil. (shutterstock)
Ibu hamil. (shutterstock)

Ia memaparkan bahwa memang ada beberapa perawatan kecantikan yang sebaiknya tidak dilakukan saat hamil. Salah satunya perawatan muka yang memakai krim tertentu atau oemutih kulit.

baca juga

"Untuk cat rambut memang kalau pakai bahan alami seperti henna itu gak masalah. Tapi kalau pakai yang bahan kimiawi apalagi sampai di bleatching itu baunya berbahaya. Itu bau amonia segala macam. Makanya kita sebaiknya hindari," katanya.

Begitu pula dengan obat tertentu untuk perawatan wajah. Menurutnya, ibu hamil sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kulit agar tahu apakah ada bahan kimiawi yang sebaiknya dihindari.

"Mengandung steroid atau bahan tertentu yang tidak boleh untuk orang hamil. Karena bisa masuk ke dalam pendarahannya dan membahayakan si janin," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Tewas Diduga Ditelantarkan, Dokter hingga Sopir RS Diperiksa Polisi

Bayi Tewas Diduga Ditelantarkan, Dokter hingga Sopir RS Diperiksa Polisi

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 15:23 WIB

Rumor Bedak Bayi Bisa Sebabkan Kanker, Begini Cara Aman Menggunakannya!

Rumor Bedak Bayi Bisa Sebabkan Kanker, Begini Cara Aman Menggunakannya!

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 16:00 WIB

Feses Bayi Baru Lahir Berwarna Hitam, Normal Enggak Sih?

Feses Bayi Baru Lahir Berwarna Hitam, Normal Enggak Sih?

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×