Rumor Bedak Bayi Bisa Sebabkan Kanker, Begini Cara Aman Menggunakannya!

Silfa Humairah Utami | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 16:00 WIB
Rumor Bedak Bayi Bisa Sebabkan Kanker, Begini Cara Aman Menggunakannya!
ilustrasi bedak bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Bedak tabur tidak hanya digunakan oleh bayi saja, tetapi juga orang dewasa. Namun sayangnya, ada rumor yang mengatakan bahwa bedak bayi dapat menyebabkan kanker, terutama kanker ovarium.

Rumor semakin berkembang ketika puluhan ribu orang penderita kanker ovarium di Amerika menuntut perusahaan Johnson & Johnson dengan tuduhan produk mereka menyebabkan kanker.

Bedak bayi yang dianggap berbahaya adalah yang berbahan talc dan mengandung asbes (asbestos).

Talc mineral yang mengandung zat-zat seperti magnesium, silikon, dan oksigen. Fungsinya untuk melembabka dan mengurangi efek nyeri akibat gesekan.

Sedangkan asbestos merupakan zat yang diketahui dapat menyebabkan kanker di dalam dan di sekitar paru-paru ketika terhirup. Tetapi harus diingat, tidak semua bedak bayi berbahan talc mengandung asbes.

Hingga kini hubungan bedak berbahan talc dan kanker masih menjadi perdebatan.

Dilansir Healthline, para ilmuwan tidak memiliki cukup bukti untuk mengetahui apakah penggunaan bedak bayi menyebabkan kanker sebab penelitian menunjukkan hasil yang beragam.

Jika Anda khawatir tentang paparan terhadap anak atau Anda sendiri, berikut cara aman menggunakannya:

- Hindari menaburkan bedak bayi langsung ke area genital. Tepuk lembut kulit di selitar alat kelamin atau di kaki.
- Hindari menggunakan bedak bayi pada wajah, ini dapat membantu mengurangi risiko terhirup.
- Jauhkan bedak bayi dari jangkauan anak-anak.
- Jangan langsung menggunakan bedak bayi ke tubuh anak. taburkan pada kain dan tepuk lembut kulit bayi menggunakan kain tersebut.

Alternatif bedak bayi berbahan talc:

- Bubuk tepung jagung
- Tepung garut atau tepung tapioka
- Tepung gandum
- Soda kue
- Krim ruam popok berbahan seng, bukan bubuk, untuk bayi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bedak Bayi Johnson Berhenti Dijual, Benarkah Kandungannya Penyebab Kanker?

Bedak Bayi Johnson Berhenti Dijual, Benarkah Kandungannya Penyebab Kanker?

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 07:49 WIB

Amerika dan Kanada Berhenti Jual Bedak Bayi Johnson

Amerika dan Kanada Berhenti Jual Bedak Bayi Johnson

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:01 WIB

Lawan Kanker, YouTuber Korea Unggah Pesan Terakhir Sebelum Tutup Usia

Lawan Kanker, YouTuber Korea Unggah Pesan Terakhir Sebelum Tutup Usia

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB